Bank Jatim (BJTM) ungkap perkembangan KUB bersama Bank Banten (BEKS)

Uncategorized28 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim (BJTM) mengumumkan perkembangan konsolidasinya dengan Bank Banten (BEKS).

Hal itu diungkapkan Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman saat pemaparan hasil kinerja triwulan I 2024 di Jakarta, Senin (29 April 2024).

“Yang pasti bisa kita angkat,” kata Busrul saat ditemui usai acara.

Ia juga mengatakan, saat ini proses konsolidasi sedang berjalan dan masih dipelajari bersama konsultan. Ia yakin kedua bank tersebut berkembang dengan baik.

“Kami sudah berkomunikasi dengan mereka dan ini sudah ada kemajuan, tinggal menunggu hasil kajian dari konsultan,” jelasnya saat pemaparan.

Bank Banten (BEKS) anjlok 7,89% ke Rp35 per saham pada pukul 14.55 WIB hari ini dipicu kabar konsolidasi. Saham BEX turun 30% year to date (YTD).

Penggabungan Bank Banten dengan Bank Jatim dilakukan sesuai dengan ketentuan POJK No. 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum. Tujuannya adalah untuk meningkatkan basis bisnis, memperluas jangkauan konsumen dan saluran distribusi untuk mencapai percepatan pertumbuhan.

Berdasarkan POJK, konsolidasi bank umum dilaksanakan untuk mencapai modal inti minimal Rp 3 triliun pada akhir tahun 2024. Dalam skema KUB, bank anggota hanya diwajibkan memiliki modal inti sebesar Rp1 triliun. Sedangkan bank induk akan bertanggung jawab atas kelangsungan hidup peserta skema KUB.

Bank Jatim juga menjadi salah satu BPD yang mendeklarasikan dirinya sebagai jangkar atau perusahaan induk KUB.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Bank Jatim catat laba Rp 1,47 triliun pada 2023

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Ucapkan Selamat Ulang Tahun Pada Tengku Tezi, Tyas Mirasih Beri Kode Bakal Segera Nikah?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *