Bankir ini dipenjara dan terbukti membuat bank di Indonesia bangkrut.

Uncategorized117 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tetap melakukan penegakan hukum terhadap individu yang melakukan kejahatan perbankan. Baru-baru ini, LPS memenjarakan mantan Direktur Utama PT Bank Per Ekonomi Rakyat Cita Makmura Lestari, Tangerang (BPR Citama).

Mantan Direktur Utama BPR Citama diketahui melakukan tindak pidana perbankan berupa pengajuan pinjaman fiktif yang dilakukan antara Januari 2011 hingga Maret 2015.

Akibat penipuan yang dilakukan mantan Direktur Utama BPR Citama, BPR Citama mengalami kesulitan likuiditas dan izin usahanya dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan pada 18 Desember 2015, kata Sekretaris Lembaga LPS Dimas Yliharto dalam keterangan resmi. . Rabu (27/12/2023).

Setelah selesainya sidang perkara, Pengadilan Negeri Tangerang (TDC) memutuskan mantan Direktur Utama BPR Citama bersalah secara hukum karena melakukan tindak pidana dengan sengaja membuat atau membuat pencatatan palsu dalam pembukuan atau pencatatan, atau dalam dokumen atau laporan. kegiatan perekonomian, laporan transaksi/rekening bank per tanggal 15 November 2023.

Atas perbuatannya, ia divonis tujuh tahun penjara dan denda Rp 10 miliar dengan tambahan dua bulan penjara. Diketahui kuasa hukum terdakwa tidak mengajukan banding sehingga putusan diambil secara inkracht.

“LPS serius untuk mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap pengelola bank yang nakal dengan harapan agar pengurus dan seluruh jajaran pemegang saham bank dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dapat berpegang pada prinsip kehati-hatian dan menjalankan tata kelola yang baik untuk menjaga kepercayaan masyarakat. nasabah perbankan di Indonesia dan mewujudkan perekonomian yang sehat,” tegasnya.

Selain itu, LPS juga melaporkan beberapa pengelola bank gagal yang diduga melakukan tindak pidana perbankan (Tipibank) atau tindak pidana pencucian uang (TPPU). Mereka merupakan mantan pengurus PT BPR Bina Dian Citra, Bekasi dan PT BPR KS Bali Agung Sedana, Bali, serta PT BPR Sewu, Bali.

Baca Juga  Kredit BCA naik 12,3% menjadi Rp 766 hingga September 2023

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

LPS punya aset Rp 210 triliun dan siap menerkam jika banknya bermasalah

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *