Bertujuan untuk meningkatkan asuransi PAYDI sebesar 10% adalah langkah MSIG Life

Uncategorized37 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk atau MSIG Life (LIFE) telah menandatangani perjanjian bancassurance dengan PT Bank Sinarmas Tbk. (BSIM) Hal ini diharapkan dapat mendukung peningkatan 10% pada portofolio produk asuransi jiwa terkait investasi (PAYDI) yang dibidik perseroan.

CEO dan Presiden MSIG Life Wianto Chen mengatakan meskipun pendapatan per kapita Indonesia akan meningkat sebesar 5,05% pada tahun 2023, menurut survei OJK, cakupan asuransi hanya tumbuh sekitar 4,8% selama 11 tahun terakhir. Artinya, banyak orang yang rentan terhadap risiko karena kurangnya perlindungan finansial.

“Kami memahami bahwa setiap pelanggan memiliki kebutuhan yang unik dan personal, oleh karena itu kami berupaya memberikan solusi yang memenuhi kebutuhan individu pelanggan dengan pendekatan yang disesuaikan dan fleksibel,” kata Vianto dalam keterangannya dikutip Rabu (3 Maret 2024).

Untuk itu MSIG Life meluncurkan Smile Flexilink, PAYDI dengan premi reguler yang disalurkan melalui Bank Sinarmas. Dari sini, pengguna dapat memilih periode asuransi, jenis asuransi tambahan, dan pilihan mata uang investasi.

Produk ini menawarkan Uang Pertanggungan hingga 300%, bonus loyalitas hingga 30% per tahun dari premi dasar pada tahun pertama, dan jaminan stay-in-force atau jaminan no-break pada polis selama 15 tahun pertama. . dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Sedangkan pilihan jangka waktu asuransi berkisar antara 65, 80 hingga 99 tahun, dengan berbagai pilihan asuransi tambahan mulai dari perlindungan biaya kesehatan hingga pembebasan premi risiko kesehatan, serta pilihan investasi dalam mata uang Rupee dan Dolar AS.

MSIG Life sebelumnya menargetkan produk asuransi jiwa terkait investasi (PAYDI) menguasai 25-35% portofolio preminya pada tahun 2024. Ini mewakili peningkatan 10% di tengah kemerosotan yang baru-baru ini melanda industri PAYDI.

Baca Juga  Marcella Zalianty Dilarikan ke IGD Usai Kepalanya Terkena Pedang

MSIG Life diketahui mengurangi porsinya di PAYDI dari 75% menjadi 25% menyusul pemberlakuan Surat Edaran OJK (SE) Nomor 5 Tahun 2022 tentang PAYDI. MSIG Life melakukan penyesuaian dengan menjual PAYDI selama kurang lebih enam bulan pada tahun 2023.

Tahun ini, Vianto mengatakan pihaknya akan menambah porsi link dan unit tradisional secara proporsional. Setidaknya dia sudah menyiapkan 9 produk baru yang terdiri dari dua jenis premium tersebut.

MSIG Life memperkirakan penjualan produk unit link di masa depan bisa mencapai 30-35% pada tahun ini, diikuti 40-50% pada beberapa tahun ke depan.

“Unitlink mungkin tidak akan pernah kembali seperti semula (dominasi premium 70%) karena prospeknya yang jangka panjang,” kata Vianto terpisah.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

MSIG (LIFE) bayar klaim pemegang polis Rp 2 triliun, naik 49%

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *