BI merevisi perkiraan ekonomi global: pertumbuhan 3% tahun ini

Uncategorized97 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) memperkirakan perlambatan global dan ketidakpastian pasar keuangan akan mulai mereda pada akhir tahun ini. Bank sentral memperkirakan ekonomi global akan tumbuh 3% tahun ini dan melambat menjadi 2,8% tahun depan.

Sebagai referensi, estimasi pertumbuhan ekonomi global tahun ini lebih tinggi dibandingkan estimasi BI pada bulan November sebesar 2,9%. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi AS dan India tahun ini yang lebih baik dari perkiraan awal, dibantu oleh konsumsi rumah tangga dan ekspansi pemerintah.

“Sedangkan perekonomian Tiongkok sedang melemah seiring dengan terbatasnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan investasi,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Kamis (21 Des 2023).

Apalagi BI melihat inflasi di negara maju, termasuk AS, cenderung menurun namun masih di atas target. Kemudian, suku bunga kebijakan moneter di negara maju, termasuk suku bunga Federal Reserve AS, diperkirakan mencapai puncaknya. Namun, Perry yakin angka ini akan tetap tinggi untuk waktu yang lama atau lebih tinggi untuk waktu yang lama.

“Demikian pula, imbal hasil obligasi pemerintah di negara-negara maju, termasuk US Treasury, diperkirakan cenderung lebih rendah, namun tingkatnya masih tinggi, konsisten dengan premi risiko jangka panjang, sering disebut sebagai term premium, terkait dengan jumlah pendanaan fiskal dan utang pemerintah di negeri ini,” ujarnya.

Oleh karena itu, BI meyakini kejelasan arah moneter negara maju akan membantu mengurangi ketidakpastian di pasar keuangan global.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Bos BI mengungkap bocoran isi pertemuan IMF-Bank Dunia di Maroko

(haa/haa)


Baca Juga  Tekan riwayat kredit buruk, Bantusaku gandeng CBI

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *