BRI Hard Code akan kembali membagikan dividen dalam jumlah besar

Uncategorized108 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatat pembagian dividen tahun fiskal 2023 masih besar. Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, pihaknya berupaya mengalokasikan minimal 70% laba bersih tahun ini untuk membagikan dividen.

Hal ini didasarkan pada tingginya rasio kecukupan modal BRI sebesar 27,47% per September 2023. Sunarso menyatakan, rasio kecukupan seharusnya hanya sekitar 17,2%, sehingga ada kelebihan modal sekitar 10%.

“Katakanlah setahun, untuk menutupi kebutuhan tersebut, kita hanya membutuhkan konsumsi modal 2%. Jadi saya bisa bilang, 5 tahun ke depan, keuntungan BRI apa pun harus dibagikan sebagai dividen,” ujarnya kepada Bursa Efek Indonesia. (BEI) Public Speaking, Kamis (30/11/2023).

BRI sebelumnya membagikan dividen tahun buku 2022 sebesar Rp43,4 triliun atau 85% dari laba bersih Rp51,1 triliun.

Sunarso memperkirakan laba bersih BRI setidaknya mencapai Rp 55 triliun pada tahun 2023. Dengan demikian, setidaknya 70% dari jumlah yang ditentukan dapat dikirim sebagai dividen.

Namun semuanya tergantung persetujuan pemegang saham. Sunarso juga tidak menutup kemungkinan BRI akan membagikan dividen interim tahun buku 2023, namun hal tersebut juga tergantung keputusan pemegang saham.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Saham BBRI kembali mencetak rekor tertinggi di Rp 5.750 per saham

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Война ХАМАС-Израиль, катастрофа или крах Дуриана для индонезийского рынка?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *