Dengan harapan suku bunga turun pada tahun 2024, mampukah bisnis perbankan berkembang?

Uncategorized30 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia- Munculnya data perekonomian AS yang kuat telah menurunkan ekspektasi terhadap prospek The Fed memangkas suku bunga acuannya.

Sejumlah pelaku pasar memperkirakan penurunan suku bunga dana federal akan terjadi pada kuartal terakhir tahun 2024, sementara sebagian lainnya justru memperkirakan kemungkinan penurunan FFR pada tahun 2025.

Senior Vice President Moody’s Ratings Evgeniy Tarzimanov mengatakan perkiraan pasar global mengasumsikan berlanjutnya era suku bunga tinggi hingga 2025-2026. Meski demikian, potensi The Fed untuk memangkas suku bunga pada tahun 2024 masih terbuka meski belum bisa terealisasi hingga kuartal ketiga atau keempat tahun 2024.

Dampak tingginya suku bunga tersebut akan berdampak pada pasar keuangan dan perbankan global, termasuk Indonesia. Tarzimanov mengatakan, kondisi ini akan memberikan tekanan pada permintaan pinjaman sehingga berdampak pada pertumbuhan penyaluran kredit.

Jadi apa perkiraan lembaga pemeringkat mengenai kebijakan suku bunga? Bagaimana dampaknya terhadap peringkat utang bank dan bisnis di sektor ini? Selengkapnya simak perbincangan Andi Shalini dengan Senior Vice President Moody’s Ratings Evgeniy Tarzimanov di Power Lunch, CNBC Indonesia, Rabu (08/05/2024).

Saksikan liputan langsung program TV CNBC Indonesia lainnya di sini.


Quoted From Many Source

Baca Juga  Bawa Merek Tikus ke Harvard!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *