Gibran Sebut IKN Didanai Swasta, Ini 10 Investor Besarnya

Uncategorized58 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Calon wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mengatakan IKN hanya 20% didanai APBN dan sisanya didanai swasta termasuk asing.

“Pembangunan IKN menggunakan APBN, hanya 20 persen, sisanya dari investor,” kata Gibran saat debat cawapres 2024, Jumat (22/12/2013).

Sebelumnya diketahui sejumlah investor besar diumumkan akan terlibat dalam revitalisasi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. IKN menyebutkan 270 investor telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi baik di dalam negeri maupun internasional.

Deputi Bidang Keuangan dan Investasi Otoritas Ibu Kota Kepulauan (IKN) Agung Wikaksono mengatakan groundbreaking atau peletakan batu pertama tersebut dilakukan oleh 10 perusahaan swasta, jumlah tersebut menurutnya bisa terus bertambah.

“Ada konsorsium 10 perusahaan, prinsipnya jumlahnya bisa terus bertambah karena semuanya sedang dalam proses mencapai titik akhir,” kata Agung di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/9/2023).

Agung mengatakan, seluruh pengusaha yang akan meletakkan pondasi adalah perusahaan swasta dalam negeri. Menurut dia, total nilai investasi konsorsium mencapai Rp40 triliun.

Konsorsium Agung Sedayu Group (ASG) akan melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan pusat perbelanjaan, hotel, dan perkantoran pada 21 September 2023, sesuai paparan Kantor Ibu Kota Kepulauan (OIKN).

Di belakang konsorsium ASG terdapat nama-nama investor besar, antara lain Agung Sedayu Group (Sudjianto Kusuma), Salim Group (Anthony Salim), Sinarmas Group (Frankie Widjaja), Pulau Intan (Pui Sudarto), Djarum Group (Budi Hartono), Wings Group (William Cathuari), Grup Adaro (TP Rahmat/Boy Tohir), Barito Pacific (Prajogo Pangestu), Grup Mulia (Eka Tjandranegara) dan Grup Astra (Soeryadjaya).

Bahkan, baru-baru ini para pemimpin dunia usaha membahas proyek Ibu Kota Negara Indonesia (IKN) saat makan malam bersama. Di meja yang sama, Aguan, Prajogo Pangestu, Frankie Widjaja, dan Boy Thohir membahas perkembangan ibu kota baru.

Baca Juga  7 Tips Memutar Uang Agar Investasi dan Bisnis Anda Lebih Menguntungkan

Pertemuan makan malam bersama itu diposting Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Maruarar Sirait di akun Instagram miliknya.

“Saat makan malam, kami berbincang dengan para pengusaha senior yang sangat sukses, Pak Aguan, Pak Prajogo Pangestu, Pak Frankie Wijaya, dan Pak Boy Thohir,” ujarnya, Jumat (12/8).

Aguan diketahui merupakan pemilik Agung Sedayu Group, sedangkan Prajogo Pangestu merupakan pemilik Barito Pacific. Prajogo adalah orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan senilai lebih dari Rp 700 triliun dalam daftar Forbes.

Apalagi Frankie Widjaja adalah bos Sinarmas. Lalu yang terakhir adalah Garibaldi Thohir atau Boy Thohir, kakak dari Menteri BUMN Eric Thohir. Pertarungannya adalah bos Adaro Energy.

Maruarar mengatakan, para konglomerat sedang membahas pentingnya IKN Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. IKN Nusantara dinilai memiliki banyak keunggulan sebagai hub ekonomi baru.

“Membahas IKN bagaimana mewujudkan Indonesia yang berorientasi dan berkeadilan dengan menciptakan IKN dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar IKN, serta menciptakan pusat ekonomi baru di wilayah Kalimantan yang akan memberikan dampak lebih baik bagi masyarakat luas,” ujarnya. dikatakan.

Maruarar mengaku senang mendapat kesempatan berkomunikasi dengan pengusaha besar.

“Senang sekali bisa berinteraksi dengan para wirausahawan senior yang telah puluhan tahun bekerja di perekonomian Indonesia dan mendapatkan banyak pengalaman. Maju terus bersama IKN,” tutupnya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

3 anak perusahaan Indika Electric Vehicle meminjam Rp 689,62 miliar

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *