Harga bahan baku pertambangan global turun, saham perusahaan pertambangan Indonesia anjlok

Uncategorized29 Dilihat


Jakarta, CNBC IndonesiaSesi pertama perdagangan Kamis (25 April 2024) menunjukkan sebagian besar saham pertambangan, termasuk emas, batu bara, minyak dan gas alam (Migas) mengalami penurunan, di tengah lesunya harga energi dan komoditas pertambangan global.

Hingga pukul 10:43 WIB, setidaknya ada lima saham emas yang melemah. Sementara di sektor pertambangan batu bara, delapan saham melemah, dan di sektor migas, empat saham terkoreksi.

Di saham pertambangan emas, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan koreksi terparah pada sesi I hari ini hingga mencapai 2,98% hingga ditutup pada Rp 1.630 per saham.

Membagikan Kode stok Harga terakhir Mengubah
Berbagai tambang ANTM 1630 -2,98%
J Resources Asia Pasifik PSAB 170 -2,86%
Emas Tembaga Merdeka MDKA 2530 -2,69%
Wilton Makmoor Indonesia SKMI 50 -1,96%
Archi Indonesia ARSI 332 -0,60%

Saham batubara selanjutnya adalah PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) yang mencatatkan koreksi terparah pada sesi pertama hari ini dengan ambles 1,87% ke Rp 2.630 per saham.

Membagikan Kode stok Harga terakhir Mengubah
Adaro Energi Indonesia ADRO 2630 -1,87%
TBS Utama Energi TOBA 244 -1,61%
Mitrabara Adipperdana MBAP 3580 -1,38%
Bukit Assam PTBA 2920 -1,35%
Indo Tambangraya Mega ITMG 25050 -1,18%
Sumber Daya Bayan BYAN 18.850 -1,05%

Sementara saham migas PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatatkan koreksi terparah pada sesi pertama, ambles 2,38% ke Rp 1.435 per saham.

Membagikan Kode stok Harga terakhir Mengubah
Medco Energi Internasional MEDK 1435 -2,38%
Mega Persada Energi ENRG 206 -1,90%
Tambang Interinsko Bercahaya KERUGIAN 173 -1,14%
AKR Corporindo ACRA 1785 -0,28%

Saham-saham pertambangan lesu di tengah turunnya harga komoditas pertambangan seperti batu bara, minyak, gas, dan emas.

Baca Juga  Pelaku Teror Terungkap, Jangan Ketinggalan Nonton Episode Terakhir Vidio Original Series 'My Nerd Girl 2'

Harga minyak dan gas telah jatuh. Harga minyak mentah turun 0,45% menjadi US$88,02 per barel pada perdagangan kemarin, 24 April 2024, menurut data Refinitiv. Sedangkan West Texas Intermediate turun 0,66% menjadi US$82,81 per barel.

Hari ini, 25 April 2024. Kami mulai melihat kekuatan terbatas pada minyak mentah Brent, yang naik 0,08% menjadi US$88,06 per barel. Sedangkan WTI menguat 0,01% menjadi $82,82 per barel.

Harga minyak terus terbebani oleh dampak meredanya kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah dan kemungkinan tertundanya penurunan suku bunga acuan bank sentral AS atau The Fed.

Para pedagang tetap waspada terhadap prospek bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama di tengah tingginya angka inflasi dan lapangan kerja.

Hal yang sama juga terjadi pada batubara global, menurut data RefinitifHarga batu bara ICE Newcastle kontrak Mei 2024 anjlok 0,91% menjadi US$135,50 per ton. Depresiasi ini melanjutkan tren pelemahannya selama tiga hari berturut-turut pada minggu ini.

Penurunan harga batu bara pada minggu ini sebagian dipengaruhi oleh rendahnya permintaan batu bara termal melalui perdagangan maritim Tiongkok, karena rendahnya harga domestik, kenaikan tarif angkutan laut, dan pengiriman berdasarkan kontrak pembelian bulan April hampir selesai.

Sementara itu, harga emas global juga turun 0,26% menjadi US$2.315,82 per troy ounce, menurut Refinitif.

Pelemahan ini terus melemah sejak awal pekan yang menandai koreksi harga emas selama tiga hari berturut-turut. Pagi ini, hingga pukul 06.42 WIB, harga emas pun tak membaik dengan turun tipis 0,01% ke US$2.315,49 per troy ounce.

Penurunan harga emas diduga masih disebabkan oleh dampak geopolitik di Timur Tengah yang mereda setelah Iran gagal merespons serangan Israel pada pekan lalu.

Baca Juga  Bank Banten Diretas Karyawannya Sendiri Rp 6,1 Miliar, Berapa Kerugian Nasabah?

RISET CNBC INDONESIA

[email protected]

Penolakan tanggung jawab: Artikel ini merupakan produk jurnalistik berdasarkan pandangan Riset CNBC Indonesia. Analisis ini tidak dimaksudkan untuk mendorong pembaca membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada di tangan pembaca dan kami tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau keuntungan yang timbul akibat keputusan ini.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Prabowo berbagi pengalamannya bermain di pasar modal – menanggapi kritik di sektor food real estate

(bhd/bhd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *