Harga Saham Turun, BEI Lacak Saham Emiten Mayapada Hospital

Uncategorized141 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati kinerja harga saham emiten pengelola Rumah Sakit Mayapada milik keluarga Tahir, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), karena terjadi penurunan harga yang cukup signifikan.

Merujuk keterbukaan BEI, langkah tersebut diambil untuk melindungi investor pasar modal, khususnya pemegang saham SRAJ. Saham SRAJ kini dikategorikan sebagai (Aktivitas Pasar Tidak Biasa) atau pergerakan saham yang tidak biasa.

“Mengingat munculnya UMA pada saham SRAJ, perlu kami sampaikan bahwa bursa sedang memantau perkembangan model transaksi saham tersebut,” tulis manajemen BEI, Kamis (26/10).

Namun demikian, pengumuman aktivitas pasar yang tidak biasa (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Informasi terkini mengenai emiten adalah informasi tertanggal 16 Oktober 2023 yang dimuat di situs PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) mengenai laporan kepemilikan saham.

Dengan demikian, investor diharapkan memperhatikan respon emiten terhadap permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja dan keterbukaan emiten, mempertimbangkan rencana aksi korporasi emiten apabila rencana tersebut belum mendapat persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai peluang yang mungkin terjadi. timbul di masa depan sebelum mengambil keputusan investasi.

Saham SRAJ turun 37,54% pada minggu ini dan 43,94% dalam sebulan, menurut data RTI.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

6 konglomerat Indonesia dengan bisnis rumah sakit

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Pertukaran karbon secara diam-diam juga memberikan peluang ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *