Hati-hati terjebak! Inilah cara mengenali saham yang sedang dipanggang oleh bandar taruhan

Uncategorized94 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Istilah “dealer” sering terngiang-ngiang di telinga para pelaku pasar modal. Bagi pendatang baru, istilah ini seringkali dikaitkan dengan konotasi negatif.

Faktanya, bandar taruhan pasar modal memainkan peran yang berbeda dengan bandar taruhan, meskipun mereka sering dianggap mengendalikan dana, sama seperti penjudi. Pada dasarnya, mereka berfungsi sebagai penyedia likuiditas untuk meningkatkan aktivitas perdagangan saham dan berperan penting dalam menciptakan pasar saham yang kuat.

Trader profesional sekaligus pemilik Creative Trading System Arga Jonathan Karo Karo mengatakan, istilah “bookmaker” sudah lama digunakan di komunitas pasar modal Indonesia. Hampir seluruh saham aktif atau likuid yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dimiliki oleh dealer.

“Yah… itu tergantung saham apa yang kamu bicarakan. Kalau saham-saham blue chip, naik turunnya tergantung investor asing. Entah untung naik atau turun, kalau asing jual besar, harga sahamnya turun,” ujarnya kepada CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.

Bandar taruhan inilah yang disebutnya sebagai penggerak pasar, yang menyebabkan harga saham naik atau turun. “Dikelola oleh mereka yang punya banyak uang atau saham. Orang yang punya banyak saham bisa punya banyak uang. Ini adalah pembuat pasar. Bisa gabungan individu dan institusi,” jelasnya.

Ia menyebutkan beberapa ciri-ciri saham yang harganya ditentukan oleh bandar taruhan. Ciri khasnya adalah kenaikan harga.

Ciri yang kedua adalah adanya pemain besar yang membeli saham dengan harga lebih rendah dengan harapan harga sahamnya naik. Jalan menuju harga saham yang lebih tinggi tidaklah sulit, katanya.

“Sejalan, dia beli. Dia tidak butuh laporan keuangan, tidak butuh tindakan apa pun dari perusahaan. Caranya menaikkan harga, umumnya dia beli, lalu harganya naik,” dia berkata. dikatakan.

Baca Juga  UMSU Tuan Rumah, Siap Sukseskan Muktamar IPM

Namun, menjual saham yang Anda miliki tidaklah mudah. Menurutnya, jika dihitung 1000 lot saja maka bisa dikatakan tidak sulit. Sulit kalau saham yang siap dijual berada di level ratusan ribu lot.

“Misalnya kalau jualan, saya harus cari pembeli. Misalnya ada 500 ribu lot, saya harus menarik pembeli. Ini gunanya pompom bursa,” ulangnya.

Bagi investor ritel, ada tips agar tidak terjerumus terlalu dalam. Hal ini terutama untuk menghindari tertipu dengan saham-saham panas yang dijalankan oleh para bandar taruhan, orang-orang yang menggerakkan pasar modal.

“Tidak ada cara mudah untuk menjelaskannya. Cara paling sederhana adalah: jika ada promosi yang diiklankan di mana-mana, jangan membeli saham itu. Karena kalau mereka suruh beli, berarti ada yang jual,” tutupnya.

Menurut Arga, sepanjang sejarah pasar modal Indonesia, indeks harga saham gabungan (IHSG) tidak pernah turun ketika investor asing melakukan pembelian dalam skala besar. Sebab, saham-saham blue chip didorong oleh investor asing.

Ia juga menjelaskan, harga saham tidak bergantung pada pemberitaan media. “Karena berita muncul setelah harga saham berubah. Di sinilah peran bandar, sehingga harga saham bisa naik atau turun,” jelas Arga.

“Dikelola oleh mereka yang punya banyak uang atau saham. Orang yang punya banyak saham bisa punya banyak uang. Ini adalah pembuat pasar. Bisa gabungan individu dan institusi,” imbuhnya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Orang-orang bursa berbagi keuntungan dari investasi saham

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *