Hukum! BTPN mengakuisisi Oto Multiarta dan Summit Oto Finance senilai Rp 6,5 triliun

Uncategorized67 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank BTPN Tbk (BTPN) resmi mengakuisisi dua perusahaan keuangan PT Oto Multiartha (OTO) dan PT Summit Oto Finance (SOF) senilai Rp 6,55 triliun.

Direktur Utama Bank BTPN Henoch Munandar mengatakan pihaknya telah menyelesaikannya masalah hak pelaksanaan tindakan ini memerlukan dana sebesar 6,73 triliun rupiah. Sedangkan total biaya akuisisi Oto Group yang dilakukan Bank BTPN adalah Rp6,5 triliun.

“Bersama Oto Group, kami akan menciptakan sinergi ke depan untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada nasabah, sekaligus menandai tonggak penting bagi Bank BTPN dalam memperluas segmen co-financing atau pembiayaan bersama,” kata Henoch dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Rabu. (27 Maret 2024).

Di sisi lain, Presiden Direktur PT Summit Oto Finance dan CEO OTO Group Victoria Rusna menargetkan pertumbuhan lebih besar pasca aksi ini. Sejauh ini, kata dia, penyaluran dana mencapai Rp 15 triliun, dan pada 2023 mencapai Rp 16 triliun.

“Nah, tahun ini kita pasti merencanakan atau menargetkan pertumbuhan. Oleh karena itu, dengan bergabungnya kami di bawah naungan Bank BTPN, kami berharap dapat melihat pertumbuhan yang lebih tinggi dari biasanya,” jelasnya.

Sebelumnya merupakan bank anggota Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC), PT Bank BTPN Tbk. (BTPN) telah mendapat izin untuk melakukan penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu II (PMHMETD II) atau right issue. BTPN menerbitkan 3.095.000.000 saham dengan nilai nominal Rp20 per saham.

BTPN tampaknya ingin mengakuisisi dua perusahaan jasa keuangan, menurut prospektus bank tersebut. Sebanyak 62,4% dana hasil right issue, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk mengakuisisi PT Oto Multiartha (OTO). 37,2% kemudian akan digunakan untuk mengakuisisi PT Summit Oto Finance (SOF). Kedua perusahaan tersebut merupakan anak perusahaan Sumitomo Corporation (SC) dan SMBC Group.

Baca Juga  Dari Agnez Mo Sampai DEWA 19, Deretan Musisi Top Tanah Air Ini Siap Guncang Malam Puncak HUT SCTV 33 XTRAORDINARY

“Harga pengambilalihan saham OTO dan SOF merupakan perkiraan agregat berdasarkan laporan keuangan auditan per 31 Desember 2023,” kata Bank BTPN dalam prospektusnya yang dikutip Jumat (15/12/2023).

Harga pengambilalihan saham OTO dan SOF juga tunduk pada mekanisme penyesuaian harga, yang dihitung berdasarkan laporan keuangan untuk periode yang berakhir pada akhir bulan, yaitu 1 bulan sebelum tanggal penandatanganan perjanjian. . akta pengambilalihan atau tanggal lain yang disepakati para pihak secara tertulis.

Dana hasil right issue tersebut selanjutnya sebesar 0,4% akan digunakan untuk modal kerja BTPN. Apabila dana yang diperoleh dari PHMETD II melebihi harga perolehan Perseroan, maka Perseroan akan menggunakan dana tersebut sebagai modal kerja.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Penyaluran kredit menyusut, pendapatan BTPN turun 14,94% di Q3

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *