IHSG menguat setelah CPU mengumumkan pemilihan presiden dengan dukungan 6 saham ini

Uncategorized72 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup. memperkuat pada perdagangan Kamis (21.03.2024), didukung oleh hasil pemungutan suara pemilihan umum (Pemilu) oleh Komisi Pemilihan Umum (GEC) dan penekanan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI) dan bank sentral Amerika Serikat (AS).

IHSG tertutup diperkuat 0,1% ke posisi ke-7.338,35. Bahkan, IHSG menguat lebih dari 0,5% pada sesi pertama hari ini. Namun penguatan IHSG cenderung menurun setelah sesi kedua.

Nilai transaksi indeks pada akhir perdagangan hari ini mencapai sekitar Rp. 10.7 triliunan dengan menarik 16 miliaran saham berpindah tangan pada 1,2 satu juta kali. Sangat banyak 306 saham naikT, 204 saham melemah dan 254 saham cenderung stagnan.

Berdasarkan sektor, sektor Komoditi memberikan penopang terbesar bagi IHSG pada perdagangan hari ini, yakni mencapai 1,14%. Selain itu, sektor real estate juga menopang indeks sebesar 1,11%.

Sejumlah saham turut menopang IHSG pada akhir perdagangan hari ini. Berikut saham-saham yang menjadi penopang IHSG pada perdagangan hari ini.

Penerbit Kode stok Indeks poin Harga terakhir Perubahan harga
GoTo Gojek Tokopedia PERGI KE 4.16 67 3,08%
Emas Tembaga Merdeka MDKA 3.93 2400 6,19%
Astra Internasional ASII 3.39 5.350 1,42%
Perusahaan Gas Nasional PGAS 1.29 1335 3,89%
Bank Jago SENI 1.05 2680 4,28%

Sumber: Refinitif

Saham teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi penopang terbesar IHSG pada perdagangan hari ini dengan mencapai 4,2 poin indeks.

IHSG berhasil menguat setelah hasil pemilu diumumkan oleh CPU pada Rabu malam sekitar pukul 21.00 VIB.

Berdasarkan penghitungan suara tingkat nasional pada Pemilu 2024 yang dilakukan KPU, Prabowo-Gibran memperoleh 96.216.691 (58,58%) suara. Berikutnya ada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dengan perolehan suara 40.971.906 (24,95%).

Baca Juga  Eric Thohir berencana dividen BUMN mencapai Rp 85 triliun

Terakhir, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud, MD, memperoleh 27.050.878 (16,47%) suara. Jumlah suara sah yang diterima sebanyak 164.227.475.

Prabowo-Gibran memenangkan 36 provinsi. Sementara pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar tampil sebagai pemenang di 2 provinsi. Sementara pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranovo-Mahfud MD gagal unggul di provinsi mana pun.

Pada pemilu legislatif, Partai PDI-Perjuangan (PDIP) menang dengan perolehan 25.387.279 suara atau 16,73%. Partai Golkar berada di posisi kedua, disusul Partai Gerindra.

Hasil pemungutan suara sudah lengkap di 38 provinsi di Indonesia. Dua provinsi terakhir yang menjalani penghitungan ulang adalah Papua dan Papua Dataran Tinggi.

Selain itu, indeks IHSG menguat setelah Bank Indonesia (BI) dan bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/FRS) bekerja sama mempertahankan suku bunga acuannya.

Dewan Gubernur Bank Indonesia kembali mempertahankan suku bunga acuan BI Rating sebesar 6,00%. Ditambah lagi dengan suku bunga deposit line sebesar 5,25% dan suku bunga credit line sebesar 6,75%.

Keputusan untuk mempertahankan BI-Rate pada level 6,00% disebabkan oleh fokus kebijakan moneter BI saat ini pada stabilitas makro atau dukungan stabilitasyakni menjaga stabilitas nilai tukar rupee dan langkahnya proaktif DAN visioner memastikan inflasi tetap terkendali dan berada dalam sasaran 2,5±1% pada tahun 2024.

Sementara itu The Fed kembali mempertahankan suku bunga dasar pada 5,25-5,50% untuk kelima kalinya berturut-turut. The Fed juga menekankan akan menunggu data konfirmasi tambahan sebelum memangkas suku bunga acuannya.

Keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunga sudah diperkirakan oleh para pelaku pasar.

Seperti diketahui, The Fed menaikkan suku bunga sebesar 525bps. dari Maret 2022 hingga Juli 2023, dan kemudian mempertahankannya pada bulan September, November, Desember 2023, Januari 2024, dan Maret 2024.

Baca Juga  Ogah Dibilang Ngemis, Denise Chariesta Buka Donasi Seumur Hidup

The Fed dalam keterangan resminya mengatakan penurunan suku bunga tidak mungkin dilakukan sampai mereka yakin apakah inflasi akan bergerak menuju 2%.

The Fed menekankan bahwa mereka sedang mempertimbangkan penyesuaian suku bunga dengan memperhitungkan data masa depan.

RISET CNBC INDONESIA

[email protected]

Penolakan tanggung jawab: Artikel ini merupakan produk jurnalistik berdasarkan pandangan Riset CNBC Indonesia. Analisis ini tidak dimaksudkan untuk mendorong pembaca membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada di tangan pembaca dan kami tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau keuntungan yang timbul akibat keputusan ini.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

IHSG Kembali Bangkit, 5 Saham Berkapitalisasi Besar Ini Jadi Pendorongnya

(bhd/bhd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *