IHSG Terkoreksi 0,39%, Salahkan 5 Saham Berkapitalisasi Besar Ini

Uncategorized105 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah setelah dua hari ditutup di zona hijau.

Jelang penutupan perdagangan Rabu (24/1/2024), indeks IHSG ditutup terkoreksi 0,39% atau 28,40 poin ke posisi 7.227,82. Pelemahan tersebut berbanding terbalik dengan pergerakan hijau pada dua hari sebelumnya, dimana IHSG menguat 0,28% pada hari Senin dan 0,11% pada hari Selasa.

Nilai transaksi indeks pada siang hari tergolong ramai, mencapai Rp 15,27 triliun dengan 18,30 miliar lembar saham berpindah tangan sebanyak 1,19 juta kali. Pencapaian hari ini terbilang langka karena biasanya nilai kesepakatannya kurang dari Rp10 triliun.

Dari 11 sektor bursa, sebagian besar ditutup di zona merah, sementara hanya tiga sektor yang menghijau, antara lain sektor kesehatan yang menguat 1,66%, sektor real estate yang menguat 0,47%, dan sektor industri yang menguat 0,47%. 0,13%.

Koreksi tersebut berdampak pada delapan sektor lainnya, antara lain sektor utilitas turun 3,15%, sektor bahan dasar turun hampir 1%, sektor energi turun 0,83%, sektor keuangan turun 0,42%, sektor siklus konsumen terkoreksi 0,32%, dan teknologi terdepresiasi 0,02%. % dan kebijakan konsumen non-siklus turun sedikit 0,02%.

Sementara itu, jika dilihat dari komponen saham-saham yang menyebabkan jatuhnya IHSG, antara lain:

Berdasarkan data di atas, terlihat IHSG paling mendapat tekanan dari saham-saham perbankan berkapitalisasi besar, termasuk PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang ambles 1,54% atau setara dengan penurunan indeks sebesar 9,1 poin. Saat itu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masing-masing memberikan tekanan pada IHSG sebesar 5,83 poin dan 5,14 poin. Jika diakumulasikan, ketiga saham tersebut akan menyeret indeks turun lebih dari 20 poin.

Baca Juga  Terapkan Ilmu Perkuliahan, Ivo Frans Sonya Kini Sukses Sebagai Pengusaha Muda Sekaligus Influencer

Sementara itu, dua saham berkapitalisasi besar lainnya mendapat tekanan pada IHSG, antara lain PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Amman Mineral International Tbk (AMMN) yang masing-masing melemah 7,74 poin dan 5,88 poin.

RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Rangkaian saham ini diserbu asing sepanjang sepekan terakhir.

(tsn/tsn)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *