IHSG tidak punya energi, investor bisa melakukan ini untuk menghasilkan uang

Uncategorized19 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Manajer Investasi PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) menjelaskan peluang investasi di saat dunia sedang menghadapi berbagai guncangan perekonomian seperti era tingginya suku bunga yang akan berlangsung lama atau lebih tinggi, dan faktor geopolitik.

Kepala Investasi PT Sucor Asset Management, Lolita Liliana, memperkirakan suku bunga acuan global akan turun paling cepat pada kuartal ketiga tahun 2024. Kemudian, dia yakin, inflasi Amerika Serikat (AS) akan kembali turun jika konflik di Timur Tengah tidak meluas. Di sisi lain, sentimen pasca pemilu akan positif seiring dengan upaya pemerintah untuk mencapai tujuannya.

Menurut Lolita, investor ritel yang menghadapi situasi ini sebaiknya memikirkan profil risiko dan jangka waktu investasinya. Hal ini serupa dengan berinvestasi di pasar saham, dimana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir-akhir ini cenderung melemah.

“Meskipun profil risikonya konservatif, hal itu memang ada. peluang dalam stok, apakah itu layak diambil? Sekali lagi, misalnya, profil risikonya konservatif, jangka waktu investasi pendek, tiba-tiba harga saham tidak naik secepat yang kita inginkan, atau volatilitasnya terlalu tinggi. Itu juga kurang bagus,” ujarnya di Habitate, Selasa (5/7/2024).

Sementara itu, investor dengan profil risiko agresif dalam jangka waktu lama mungkin mulai “membeli” saham tersebut.

Kemudian untuk produk pendapatan tetap (pendapatan tetap), Lolita mengatakan bahwa saat ini kelebihannya adalah (memanen) mencapai 6%. Angka itu naik dari sekitar 3% dua tahun lalu.

“Saat ini sebenarnya di angka 6%, jadi kalau kita lihat kemungkinan besar akan turun lagi atau imbal hasil naik lagi, tapi sudah dibatasi. Jadi kalau dibatasi berarti risikonya lebih rendah,” jelas Lolita.

Baca Juga  Bos Alfamidi turun gunung untuk membasmi parkir liar

Jadi ini bisa menjadi peluang bagi investor untuk kembali masuk ke pendapatan tetap karena risiko kerugian itu terbatas.

Investor konservatif, kata Lolita, bisa masuk ke reksa dana pasar uang (RDPU). Dia mengatakan pasar uang mendapat keuntungan dari tingginya suku bunga dan kenaikan imbal hasil obligasi.

“Jadi sangat tepat jika klien bisa mulai berinvestasi pada kondisi yang memang sudah membaik. Dengan cara ini, mereka dapat mencapai tujuan jangka panjang yang lebih baik,” tambahnya.

Oleh karena itu, Sucor AM tidak merevisi target pertumbuhannya. Pertumbuhan aset kelolaan (AUM) diperkirakan mencapai Rp 26 triliun pada tahun ini. Lolita mengabarkan, pihaknya merealisasikan AUM sebesar Rp 23,5 triliun pada kuartal I 2024.

Sekadar informasi, IHSG “tergelincir” ke zona merah pada sesi II perdagangan Selasa (5/7/2024). Hingga pukul 14.14 WIB indeks berada pada level 7.130,09 atau terkoreksi sebesar 0,11%. Selama sepekan terakhir, indeks IHSG melemah 0,36%, dan sebulan terakhir turun 2,18%.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Video: Sekilas tentang prospek pasar saham untuk sisa tahun ini

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *