Investasi Palsu Kembali Menyerang di RI! Menimbulkan kerugian Rp 150 miliar.

Uncategorized172 Dilihat


Jakarta, CNCB Indonesia – Satgas Pemberantasan Kegiatan Keuangan Gelap atau Satgas PASTI menangkap dua tersangka kasus investasi ilegal INOX (Investasi Tanpa Penipuan) berinisial PJW dan MTN di Mapolda Lombok Timur, Kamis (21 Desember 2023).

Diperkirakan lebih dari 7.200 orang meninggal akibat investasi gelap INOX. Satgas memperkirakan kerugian masyarakat akibat kejahatan ini mencapai Rp150 miliar.

Perwakilan Satgas PASTI, Kompol. Fajaruddin mengatakan, melalui koordinasi anggota Satgas PASTI Provinsi NTB, polisi berhasil menangkap dan menahan tersangka PJW dan MTN pada 9 Agustus 2023.

Berdasarkan pemeriksaan polisi, modus yang dilakukan para tersangka adalah dengan menawarkan produk investasi bernama INOX (No Hoax Investment) yang menjanjikan keuntungan investasi harian kepada korbannya sebesar 1 persen dari dana yang disetorkan.

Kemudian, seperti skema Ponzi, anggota yang dapat mereferensikan anggota lain dapat menerima bonus sebesar 5 persen. Selain itu, terdapat janji bahwa modal yang disumbangkan masih utuh dan dapat ditarik kapan saja, serta adanya janji bahwa dana yang terkumpul akan diinvestasikan melalui kegiatan tersebut. berdagang.

“Tersangka yang ditahan akan diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata OJC dalam keterangan resminya.

Penangkapan dua tersangka kasus INOX ini juga mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berinvestasi. Masyarakat harus menegakkan supremasi hukum dan tidak terpengaruh oleh janji-janji hasil investasi yang besar dan cepat namun tidak logis.

“Satgas PASTI Pusat mengapresiasi koordinasi yang dilakukan Satgas PASTI Provinsi NTB, OJK NTB, Polda NTB, Polres Lombok Timur, Kejaksaan Negeri Lombok Timur, dan Dinas Koperasi Lombok Timur dalam penanganan kasus ini,” ujarnya.

Berkaca dari hal tersebut, Satgas PASTI berharap masyarakat yang menemukan penawaran investasi atau pinjaman online yang mencurigakan atau diduga ilegal dapat melaporkannya ke OJK melalui telepon 157, WhatsApp 081157157157 dan melalui email: [email protected].

Baca Juga  Selesaikan Transaksi Nego Rp 1,12 Ribu dengan Saham Nobu Bank dan MNC Bank, Merger?

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Kerugian investasi di Bodong sebesar Rp 139 setara pembangunan 12.600 sekolah

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *