Jangan pernah meminjam atau membayar debt collector, lakukan ini

Uncategorized217 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Cara mendapatkan data pribadi untuk pinjaman online (Pinjol) kini semakin marak. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun menyoroti hal tersebut.

Kepala Pengawas Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Friederike Widyasari Devi mengatakan, metode spekulasi data Pinjol bermula dari kebocoran data pribadi.

Belakangan, tiba-tiba muncul rekening atas nama korban, lalu mereka dihubungi oleh debt collector, padahal korban tidak mengajukan pinjaman terlebih dahulu.

Masyarakat yang dirugikan dengan cara tersebut, Friederika atau kerap disapa Kiki, juga diimbau untuk mengajukan pengaduan ke pihak penyelenggara pinjaman terkait dan melaporkan hal tersebut ke OJK.

“Kalau merasa belum melamar, jangan dipakai (uangnya). Jangan berkomunikasi dengan penagihan hutangKata Kiki saat jumpa pers RDK OJK, Senin (12/4/2023).

Jika laporan tersebut benar, Satgas PASTI akan menyasar perusahaan yang bersangkutan dengan memblokir aplikasi akun, nomor ponsel yang terkait dengan oknum tersebut, dan website perusahaan pinjol ilegal tersebut.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, OJK bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Cominfo) serta operator saluran elektronik seperti Google dan Meta.

Seperti diketahui, Satuan Tugas Pemberantasan Kegiatan Keuangan Gelap (SATGAS PASTI) telah memblokir 173 entitas pinjaman online ilegal di sejumlah website dan aplikasi.

Selain itu, Satgas yang dulu bernama Satgas Waspada Investasi juga mengidentifikasi 129 konten pinjaman pribadi yang berpotensi melanggar konten terkait kredit konsumen yang berpotensi melanggar Peraturan Keterbukaan Data Pribadi.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Kredit perbankan meningkat 8,99% per Oktober 2023 didominasi oleh CS BRI

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Investor berinvestasi dalam cryptocurrency, pasar menjadi lebih mahal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *