Jelang RUPS Astra (ASII) mengungkap tabel dividen

Uncategorized36 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – PT Astra Internasional Tbk. (ASII) akan menyelenggarakan Rapat Umum Tahunan (RUPST) Perseroan pada Selasa 30 April 2024. Salah satu agendanya adalah keputusan pembagian dividen.

Berdasarkan keterangan resmi sebelumnya, ASII sendiri bersiap membagikan dividen besar sebesar Rp 21,01 triliun setelah mencatatkan hasil yang sangat baik di tahun 2023.

Direktur Utama ASII Jony Bunarto Tjondro mengusulkan agar perseroan membayar dividen final kepada pemegang sahamnya sebesar Rp421 per saham berdasarkan hasil tahun buku 2023.

Dividen final sebesar Rp 421 per saham akan diusulkan pada rapat umum pemegang saham tahunan perseroan pada April 2024, kata Joni seperti dikutip, Senin (1/4/2024).

Sementara itu, dividen final yang diusulkan lebih rendah dibandingkan dividen final TA 2022 sebesar Rp 552 per saham.

Mengingat harga penutupan saham Astra pada 28 Maret 2024 sebesar Rp 5.150, maka kisaran imbal hasil dividen final Rp 421 per saham adalah 8,17%.

Jika ditambah dividen interim ASII sebesar Rp98 per saham yang dibagikan pada Oktober 2023, maka total dividen yang akan ditawarkan ASII adalah Rp519 per saham. Total dividen ASII juga lebih rendah dibandingkan total dividen FY2022 yang sebesar Rp640 per saham.

Jony mengatakan, rasio pembayaran dividen sebesar 62% berdasarkan laba bersih Grup Astra sebesar Rp 34 triliun, di luar penyesuaian nilai wajar investasi di GoTo dan Hermina. Rasio tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata historis rasio pembayaran dividen perseroan, ujarnya.

“Usulan dividen final dewan didasarkan pada hasil yang kuat dan harga batu bara yang masih kuat pada paruh pertama tahun 2023, yang mencerminkan pemulihan pandemi yang sedang berlangsung,” tutupnya.

Baca Juga  Sempat Masuk Rumah Sakit di Bali, Ibunda Tora Sudiro Meninggal Dunia

Ringkasnya, ASII mencatat laba bersih Grup konsolidasi pada tahun 2023 sebesar Rp316,6 triliun, naik 5% year-on-year.

Sementara itu, laba bersih Grup, di luar penyesuaian nilai wajar investasi Grup di GoTo dan Hermina, mencapai laba bersih tertinggi perseroan sebesar Rp34 triliun, naik 12% year-on-year (Rp30,48 triliun).

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Terjadi crossover besar-besaran di saham ASII senilai Rp 1,57 triliun dengan harga diskon.

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *