Kasus Korupsi Industri Timah: Kejaksaan Agung Sita Uang Rp33 Miliar, Crazy Rich Helena Lim

Uncategorized64 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Kejaksaan Agung (Kejagung) menggerebek rumah Helena Lim, kaya raya Jakarta, setelah tersangkut kasus korupsi perdagangan komoditas timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk (TINS). ) dari tahun 2015 hingga 2022.

Penggeledahan berlangsung sejak Rabu, 6 Maret hingga Jumat, 8 Maret 2024. Tim penyidik ​​Unit Reserse Tindak Pidana Khusus Jaksa Agung Muda (JAM PIDSUS) menggeledah beberapa lokasi yakni kantor PT QSE, PT SD, dan rumah Helena Lim. di wilayah DKI provinsi Jakarta.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan, dalam penggeledahan, pihaknya menyita barang bukti elektronik, kumpulan dokumen terkait, serta uang tunai senilai Rp10 miliar dan S$2.000.000 atau setara dengan 23, Rp 4 miliar (kurs Rp 11.700 per dolar Singapura) yang diduga kuat terkait atau akibat tindak pidana tersebut.

Artinya total, Kejagung menyita lebih dari Rp 33 miliar dalam dua mata uang berbeda.

“Kegiatan penggeledahan dilakukan Tim Penyidik ​​untuk memverifikasi kredibilitas pemeriksaan/keterangan tersangka dan saksi terkait adanya pergerakan dana yang diduga berasal dari beberapa perusahaan yang terkait dengan kegiatan perdagangan timah ilegal,” bunyi keterangan tersebut. kata Ketut dalam keterangan resmi, Sabtu (3/9/2024).

Tim penyidik ​​kemudian akan terus menggali fakta-fakta baru dari alat bukti guna mengungkap tindak pidana yang sedang diselidiki.

Penyidik ​​hingga kini telah menetapkan 14 tersangka kasus korupsi Timah. Empat belas orang di antaranya adalah mantan Direktur Utama PT Timah Riza Pahlavi dan mantan Direktur Keuangan PT Timah Emil Ermindra.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi sistem tata niaga komoditas timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk (TINS) pada tahun 2015 hingga 2022.

Baca Juga  Dengan meningkatkan penjualan sepeda motor listrik, UNTD juga melakukan hal tersebut

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Setoran Spektakuler Rp 13,5 Miliar Hilang, OJK Minta BVS Lakukan

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *