Komentar Kantor Sri Mulyani soal Kenaikan BI Rate Jadi 6,25%, Simak!

Uncategorized42 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan mendukung penuh kebijakan stabilitas Bank Indonesia. Hal itu diungkapkan Kepala BKF Febrio Cacaribu usai acara “Kartini Atasi Keterbatasan Menuju Perekonomian Inklusif” pada Kamis (25/04/2024).

BI baru saja menaikkan suku bunga acuan BI Rate dari 6% menjadi 6,25% pada RDG April pada Rabu (24 April 2024). Febrio mengatakan, kebijakan stabilitas Bank Indonesia (BI) menunjukkan bank sentral mengantisipasi dampak kondisi global saat ini.

“Dari sisi fiskal juga sama: ketidakpastian yang kita hadapi di seluruh dunia adalah sesuatu yang pernah kita hadapi sebelumnya, jadi kita bukan orang baru dalam ketidakpastian ini,” ujarnya, Kamis (25 April 2024).

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah dan BI terbiasa mengintegrasikan kebijakan fiskal dan moneter agar momentum pertumbuhan ekonomi dapat tetap terjaga.

“Jadi trennya adalah penguatan ekonomi dan nanti kita lihat bagaimana kita bisa mempertahankan tren ini dalam jangka menengah,” ujarnya.

Selain itu, APBN juga berperan sebagai shock absorber. Ia bekerja secara otomatis dan bereaksi terhadap getaran.

“Fleksibilitas itu sudah kita bangun dalam APBN setidaknya dalam beberapa tahun terakhir di mana kita menghadapi cukup banyak ketidakpastian, sehingga apa yang kita miliki secara finansial dan moneter akan memberikan sinergi yang cukup,” ujarnya.

Fleksibilitas tersebut terbukti dengan tingginya harga pangan pada tahun 2023 dan kenaikan harga bahan baku pada tahun 2022. “Saat ini adalah momen di mana kebijakan moneter mulai lebih berperan. – kata Febrio.

Berbicara soal suku bunga dan kebijakan lama, Febrio menegaskan, persoalan sinergi BI dan pemerintah bukanlah soal kebijakan lama dan baru. APBN akan selalu bersifat dinamis dan shock-absorbing sehingga apapun yang terjadi di masyarakat selalu dapat diramalkan dengan mempertimbangkan biaya-biaya yang ada.

Baca Juga  Main Film Thriller, Laura Basuki Akhirnya Dapat Peran yang Selama ini Paling Ditunggu-Tunggu

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Ketukan! BI rate tetap di 6% dan inilah alasannya

(haa/haa)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *