Korban Kresna Life membela Michael Stephen

Uncategorized197 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Sejumlah korban PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) memprotes proses penyidikan pidana terhadap tersangka Michael Stephen selaku pemilik Kresna Group.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum korban Kresna Life Benny Vulour pada Kamis (14/09/2023). Menurutnya, penetapan Mikhail sebagai tersangka kasus Kresna Sekuritas menimbulkan efek domino bagi klien Kresna Life.

“Kemudian ada ketakutan bahwa perdamaian yang telah terjalin dengan klien akan terganggu. Masyarakat yang sudah damai malah jadi tersangka,” kata Benny saat dihubungi CNBC Indonesia, Kamis (14 September 2023).

Benny mengatakan penetapan tersangka akan merugikan korban Kresna Life. Ia berharap masih ada solusi restorative justice yang membuat Michael bisa dengan sukarela membayar tuntutan pembayaran kliennya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri resmi menangani kasus kenaikan status tersangka terhadap pendiri Kresna Group Michael Stephen pada Senin (11/9/2023) dalam kasus yang melibatkan PT Kresna Sekuritas.

Hal itu diungkapkan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Wisnu Hermawan dalam keterangan tertulis, Rabu (13/9/2023).

Michael Steven merupakan tersangka kasus kebangkrutan klien yang dirugikan di anak perusahaan PT Kresna Sekuritas.

“Penyidik ​​sebelumnya telah menetapkan tiga tersangka lagi yaitu OB, EH dan MTS,” kata Visnu seperti dikutip Rabu (13/9/2023).

Tiga diantaranya tersangkut kasus tidak terbayarnya nasabah yang dirugikan yang menyimpan dana di PT. Pusaka Utama Persad dan PT. Makmur Sejahtera Lestari sebelumnya menerima dana dari klien korban berupa perjanjian jual beli saham menggunakan PT Kresna Sekuritas.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Michael Stephen meninggalkan KREN H-1. Izin seumur hidup Kresna dicabut

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Asuransi Prolife Henry Surya mengumumkan likuidasi tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *