Korban Vanaartha akan menerima pembayaran pada Februari 2024, berikut syaratnya

Uncategorized108 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Tim likuidasi PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life/WAL) mengatakan pembayaran tagihan pemegang polis akan dilakukan pada bulan ini yakni Februari.

“Pembayaran kepada pemegang polis masih berjalan sesuai rencana, kami jadwalkan pada awal Februari 2024. Saya berharap tidak ada hambatan atau hambatan,” kata M. Iqbal, ketua tim pemberantasan Harvard University Vanaarta, kepada CNBC Indonesia, seperti dikutip Jumat (2/2/). 2024).

Baru-baru ini, kelompok likuidasi juga menerbitkan informasi di media cetak mengenai pendaftaran surat promes bagi mereka yang terkena dampak wanprestasi.

Dalam brosurnya pada Rabu (31 Januari 2024), Tim Likuidasi mengumumkan Rencana Tata Cara Penghitungan dan Pembagian Aset Pasca Likuidasi PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Dalam Likuidasi) pada tanggal 26 Januari 2024 yang dapat diakses melalui tim website pada saat likuidasi atau melalui permohonan likuidasi Wanaartha.

Nasabah juga dapat mengakses metode pencairan dana hasil likuidasi melalui Prosedur Penghitungan dan Pembagian Aset Likuidasi PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Dalam Likuidasi) pada tanggal 26 Januari 2024.

Pokok-pokok Rencana Likuidasi Pemegang Polis PT WAL (DL) tanggal 26 Januari 2024 antara lain sebagai berikut:

Berdasarkan ayat (2) Pasal 24 POJK No. 28/2015, dana asuransi PT WAL (DL) digunakan terutama untuk memenuhi kewajiban pemegang polis PT WAL (DL).

Selain dana asuransi, dana hasil pembayaran harta kekayaan PT WAL (DL) digunakan untuk membayar kewajiban PT WAL (DL) kepada pemegang polis setelah dikurangi gaji yang terutang dan biaya likuidasi sebagaimana diatur dalam ayat (1) Pasal 27.POJK No. 28/2015.

Karena jumlah kekayaan PT WAL (DL) lebih kecil dibandingkan dengan kewajiban kepada Tertanggung, maka berdasarkan ayat (3) Pasal 24 jo. Ayat (1) Pasal 26 POIC No. 28/2015, pembayaran kewajiban kepada Tertanggung dilakukan secara proporsional.

Baca Juga  6 Style Rambut Pendek Wanita Sesuai Bentuk Wajah, Ada yang Mirip Jihyo TWICE hingga Lisa BLACKPINK!

Berdasarkan ayat (3) Pasal 27 POJK No. Mulai tanggal 28/2015, pembayaran kewajiban kepada Pemegang Polis akan dilakukan oleh Tim Likuidasi secara bertahap, yang selanjutnya akan diumumkan pada website Tim Likuidasi sebagai berikut: https://timlikuidasiwanaartha.com/ dan di Wanaartha permohonan likuidasi dari waktu ke waktu. .

Setiap pemegang polis yang terdaftar dalam likuidasi dalam Daftar Pemegang Polis Yang Diterima dan Diterima Sementara tanggal 26 Januari 2024 berhak menerima dana/bagian prorata dari seluruh hasil pembayaran/penjualan aset PT WAL (DL) yang dilakukan oleh Pemegang Polis. Kelompok likuidasi.

Penerimaan pembagian/biaya secara prorata dapat diserahkan kepada tim likuidasi baik melalui aplikasi Wanaartha, WhatsApp admin likuidasi (081398354349) maupun hadir sendiri/fisik di kantor tim likuidasi atau kantor PT WAL (DL) sebelum batas waktu pembayaran terakhir. akan
tambahan yang diumumkan oleh kelompok likuidasi.

Dalam hal Pemegang Polis belum menggunakan haknya sampai batas waktu pembayaran terakhir yang akan diumumkan kemudian, dana/bagian dari pembagian proporsional yang menjadi hak Pemegang Polis akan diserahkan kepada pengadilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38. ayat (4) Nomor POJK. 28/2015.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

3 Izin Asuransi Masalah Dicabut, OJK Terus Pantau 7 Lagi

(ay/ay)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *