Laba TUGU melonjak 215%, sahamnya melonjak lebih dari 2%

Uncategorized82 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Saham emiten asuransi yakni PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) menguat tajam pada perdagangan sesi I Jumat (16 Februari 2024) pasca rilis hasil keuangan perseroan tahun 2023.

Hingga pukul 10:42 WIB, saham TUGU melonjak 2,19% ke Rp 1.165 per saham. Saham TUGU diperdagangkan pada kisaran harga Rp 1.150-1.175 per saham pada Sesi I hari ini.

Saham TUGU diperdagangkan sebanyak 459 kali dengan volume 2,31 juta lembar saham dan nilai transaksi mencapai Rp 2,68 miliar. Kapitalisasi pasarnya saat ini mencapai Rp 4,14 triliun.

Hingga pukul 10:42 WIB, antrian order beli atau beli berada di angka Rp 1.150 per saham, tertinggi pada Sesi I hari ini, yakni mencapai 3.704 lot atau sekitar Rp 426 juta.

Sedangkan untuk penawaran atau penjualan, antrian di Rp 1.200 per saham paling banyak mencapai 11.176 lot atau sekitar Rp 1,3 miliar.

Dalam sepekan terakhir, saham TUGU melonjak 7,37%, sedangkan TUGU sebulan terakhir melonjak 6,39% dan naik 14,22% pada tahun ini.

Kenaikan harga saham TUGU pada sesi hari ini terjadi pasca publikasi hasil keuangan perseroan tahun 2023. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba bersih TUGU pada tahun 2023 mencapai Rp 1,25 triliun. Angka ini tumbuh sebesar 215% YoY (tahun demi tahun/y/y) dibandingkan 31 Desember 2022 yang hanya mencapai Rp397 miliar.

Boomingnya pendapatan TUGU ditopang oleh pendapatan dari penjaminan emisi perseroan yang tumbuh 1,35% year-on-year menjadi Rp 746 miliar dari sebelumnya Rp 736 miliar per 31 Desember 2022.

Tak hanya itu, pendapatan investasi juga meningkat 76,5% year-on-year menjadi Rp392 miliar. Pada 31 Desember 2022, hasil investasi perseroan hanya mencapai Rp 222 miliar.

Baca Juga  Tak Melulu Karakter Menye-Menye, 7 Drama Action Romance Tentang Dunia Militer Ini Bisa Kamu Nikmati

Sedangkan pendapatan premi bruto TUGU per 31 Desember 2023 mencapai Rp4,7 triliun, meningkat 24,7% year-on-year menjadi Rp3,76 triliun.

Dari sisi coverage liabilitas meningkat 16,5% menjadi Rp9,03 triliun dari sebelumnya Rp7,7 triliun per 31 Desember 2022.

Sedangkan kekayaan bersihnya mencapai Rp 6,6 triliun per 31 Desember 2023. Angka tersebut meningkat 18,9% dibandingkan 31 Desember 2022 yakni sebesar Rp5,6 triliun.

Total aset yang dimiliki TUGU mencapai Rp15,7 triliun per 31 Desember 2023, meningkat 17,5% dari sebelumnya pada akhir Desember 2022 mencapai Rp13,3 triliun.

Mengingat peningkatan tajam laba bersih TUGU pada tahun 2023, investor pemegang saham TUGU mengharapkan dividen perseroan untuk tahun fiskal 2023.

RISET CNBC INDONESIA

[email protected]

Penolakan tanggung jawab: Artikel ini merupakan produk jurnalistik berdasarkan pandangan Riset CNBC Indonesia. Analisis ini tidak dimaksudkan untuk mendorong pembaca membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada di tangan pembaca dan kami tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau keuntungan yang timbul akibat keputusan ini.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Apakah saham TUGU melonjak karena rumor akan membagikan dividen?

(bhd/bhd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *