Listing Pertama: Saham Satu Visi Putra (VISI) Melonjak 31,6%

Uncategorized113 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) yang bergerak di bidang perdagangan besar bahan periklanan dan percetakan seperti spanduk, tinta dan papan PVC, resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam penawaran umum perdana (IPO) ini, perseroan menawarkan 615.000.000 saham atau 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO, sehingga perseroan berhasil menghimpun dana IPO sebesar Rp 73,80 miliar.

Pada awal debutnya, saham VISI naik 31,6% menjadi Rp 158 per saham dari harga penawaran umum Rp 120 per saham.

Direktur Utama PT Satu Visi Putra Tbk David Dwiputra mengatakan IPO VISI akan memperkuat dan memperluas jangkauan PT Satu Visi Putra Tbk agar dapat memasuki pasar yang selama ini belum terjangkau.

“Langkah VISI melakukan IPO merupakan keputusan penting bagi perusahaan untuk melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan. Kami berharap dapat meningkatkan ukuran bisnis VISI di industri ini sebagai pemasok bahan periklanan dan percetakan,” kata David di Jakarta, Selasa (27). /2).

Selama periode penawaran umum saham melalui sistem e-IPO, Perseroan mencatatkan kelebihan permintaan sekitar 210,07 kali. Jumlah pelanggan promosi VISI sebanyak 30.235 pihak yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia dan dari 9 negara asing.

Pelanggannya didominasi oleh 30.219 investor perorangan, sedangkan 16 sisanya merupakan investor institusi. Dalam hal ini penjamin emisi efek adalah PT Surya Fajar Sekuritas.

Perseroan juga sedang menjalankan program ESA dimana total 1% atau 6.150.000 saham ditawarkan dalam penawaran umum perdana ini.

“Tentunya dengan permintaan yang stabil, kontribusi pendapatan yang signifikan serta dukungan kemampuan periklanan dan pencetakan, prospek bisnis PT Satu Visi Putra Tbk sangat menjanjikan dan cerah ke depan,” tambah David.

Baca Juga  UMSU Lepas 378 Mahasiswa PMM dan KM 2023

Ke depan, dana IPO akan digunakan untuk pembelian armada angkutan dan modal kerja. Sekitar 3,49% akan digunakan untuk pembelian armada kendaraan, dan sisanya digunakan untuk modal kerja yaitu pembelian barang berupa spanduk.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Siap-siap! 11 Wealth Companies Antri IPO di BEI

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *