Pembibitan inovatif Vale, alasannya terungkap

Uncategorized162 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) baru-baru ini menggelar peletakan batu pertama pembangunan kebun persemaian atau Nursery Indonesia Growth Project (IGP) di Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara.

“Nursery IGP Pomalaa didedikasikan untuk menanam, merawat dan membudidayakan tanaman yang akan digunakan untuk mereklamasi lahan bekas tambang, mendukung program penghijauan pemerintah, yang sejalan dengan program rintisan pembibitan ‘Selaras dengan Penghijauan Bumi’. .’ kata Febriani Eddy, CEO INCO, Selasa (26/9/2023).

Lebih lanjut Febry mengatakan, pendirian kebun pembibitan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mengupayakan praktik penambangan berkelanjutan atau Sustainable Mining Practice, dimana kegiatan reklamasi atau reboisasi berjalan beriringan dengan kegiatan pertambangan yang terintegrasi.

Pembibitan ini akan dibangun di atas lahan seluas lima hektar dengan kapasitas satu juta bibit tanaman per tahun. Bibit-bibit tersebut dipersiapkan untuk keperluan reklamasi lahan pascatambang di kawasan IGP Pomalaa serta kebutuhan reklamasi lainnya di Kecamatan Colaka baik oleh masyarakat, instansi pemerintah, swasta dan pihak lain untuk mendorong penghijauan. Pembibitan ini juga akan menghasilkan ratusan spesies benih pionir dan tanaman endemik dari wilayah Sulawesi Tenggara, yang berkontribusi terhadap konservasi keanekaragaman hayati, pengembangan ekonomi lokal, serta penelitian dan pengembangan.

Nantinya, kawasan pembibitan tersebut akan diintegrasikan dengan Kebun Raya Colaki, sehingga memberikan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya tanaman berharga dan menjadi langkah nyata dalam konservasi keanekaragaman hayati.

Tidak hanya dalam bidang lingkungan namun juga dalam aspek sosial, INCO bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin dalam tiga bidang utama, yakni program beasiswa bagi mahasiswa S1 Teknik Metalurgi dan kurikulum D4 (profesional) Teknik Pengilangan. Kedua, program magang bagi guru dan siswa di PTVI. Ketiga, program inovatif di bidang keanekaragaman hayati.

Baca Juga  Sempat Dibatasi, Marshanda Ungkap Rasa Senang Diperbolehkan Bertemu Sienna Saat Hari Sekolah

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Sesuai undang-undang, MIND ID harus menguasai 51% saham Vale Indonesia.

(rob/au)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *