Penarikan! Dolar menggila, rupiah tembus Rp 15.820 per dolar AS

Uncategorized57 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupee lebih rendah dibandingkan dolar Amerika Serikat (AS) ddilatarbelakangi penguatan indeks dolar AS (DXY), serta data AS yang menunjukkan penguatannya.

Laporan dari RefinitifPada penutupan perdagangan hari ini (25 Januari 2024), rupiah melemah ke Rp 15.820 per dolar AS atau melemah 0,73%.

Sedangkan Indeks Dolar AS (DXY) pada pukul 15.03 WIB tercatat menguat 0,1% ke level 103,23. Sejak awal tahun 2024, indeks DXY sudah menguat 1,87%.

Rupee mendapat tekanan dari data PMI manufaktur AS yang juga naik di atas konsensus bulan sebelumnya, dari 47,9 menjadi 50,3.

Sementara itu, PMI Komposit AS bulan Januari 2024 mengalami kenaikan tajam pada indeks PMI dari 50,9 menjadi 52,3 dan lebih tinggi dari perkiraan yang diperkirakan turun menjadi 50,3.

Angka PMI manufaktur yang berada di atas 50 menunjukkan bahwa kondisi manufaktur di AS berada dalam fase ekspansi.

Data PMI penting karena semakin tinggi PMI, maka aktivitas manufaktur AS akan semakin tinggi, sehingga berpotensi membuat inflasi semakin sulit dikendalikan.

Sementara itu, data ketenagakerjaan AS masih cukup bagus, bahkan di atas ekspektasi pasar.

Biro Tenaga Kerja AS melaporkan penurunan klaim pengangguran awal dari 16.000 menjadi 187.000 untuk pekan yang berakhir 13 Januari 2024.

Klaim pengangguran AS merupakan yang terendah sejak September 2022, meleset dari perkiraan kenaikan sebesar 207.000, menurut penyusun data Trading Economics.

Sementara itu, data non-farm payroll atau non-farm payroll (NFP) tercatat meningkat menjadi 216.000 pada Desember 2023. Angka tersebut mengalahkan perkiraan yang diperkirakan turun menjadi 170.000 dari 173.000 pekerjaan di bulan sebelumnya.

Baca Juga  AVIA akan menutup kuartal keempat tahun 2023 dengan pertumbuhan laba dua digit

Hal ini semakin menimbulkan ekspektasi pasar bahwa kebijakan suku bunga bank sentral AS (Fed) akan dipangkas pada akhir tahun ini dibandingkan perkiraan.

RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Mengukur kekuatan rupee terhadap dolar AS

(balapan/balapan)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *