Penarikan! Rupiah panas dingin, dolar AS turun ke Rp 15.940

Uncategorized113 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Rupee kembali melemah terhadap dolar AS pada awal sesi perdagangan hari ini (26/10/2023), disusul penguatan Indeks Dolar AS (DXY).

Laporan dari RefinitifRupiah menembus level psikologis Rp 15.900/USD bahkan sempat menyentuh Rp 15.940/USD pada pertengahan perdagangan atau melemah 0,47%. Posisi rupee saat ini merupakan yang terlemah sejak 8 April 2020 atau sekitar 3,5 tahun terakhir.

Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY) hari ini juga menguat 0,19% ke level 106,72 yang juga melanjutkan tren penguatan selama tiga hari berturut-turut.



Rupee masih sulit menguat pada sisa perdagangan hari ini. Hal ini terlihat dari pergerakan rupee di pasar non-deliverable forward (NDF) siang ini melemah dibandingkan menjelang pembukaan pagi ini.

NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang selama periode waktu tertentu dengan nilai tukar tertentu. Pasar NDF seringkali mempengaruhi psikologi penetapan harga pasar spot. Oleh karena itu, nilai tukar NDF sering kali dilacak di pasar spot.

NDF rupiah tercatat mencapai Rp 16.010/USD dalam kurun waktu enam bulan bahkan dalam kurun waktu satu tahun mencapai level psikologis yang lebih tinggi yakni Rp 16.114/USD.

Depresiasi rupee ini tak lepas dari fenomena tingginya imbal hasil Treasury AS, terutama yang jatuh tempo 10 tahun, bahkan mencapai 5%, tertinggi sejak 2007.

Tingginya imbal hasil yang ditawarkan membuat investor bergegas membeli obligasi pemerintah AS. Begitu pula dengan investor yang telah menempatkan modalnya di negara berkembang.

“Ini menjadi sangat tidak terduga, sangat tidak stabil dan menimbulkan keresahan tidak hanya di AS tetapi di seluruh dunia karena banyak negara investor yang membeli surat berharga AS,” jelas Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Baca Juga  Menurut data terbaru, inilah 10 orang terkaya di Israel.

RISET CNBC INDONESIA

[email protected]

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Dolar AS diperkirakan akan terus menguat hingga akhir tahun

(v/v)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *