Penjualan aset yang ditangguhkan, keterlambatan pengembalian dana, Bumiputera dapat dikenakan sanksi

Uncategorized12 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang mengkaji hasil revisi Rencana Penyehatan Keuangan (RPK) Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) setelah diresmikan pada Maret tahun lalu.

Direktur Utama Asuransi, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Augie Prastomijono mengatakan AJBB diminta meminta persetujuan Majelis Umum Anggota (RUA) sebelum OJK menyampaikan keputusannya untuk tidak menolak revisi RPC-nya.

“OJK akan memantau secara ketat AJBB RPK, dan apabila tidak dapat dipenuhi, OJK dapat mengevaluasi kembali kinerja direksi, anggota komisi, dan pengurus RUA,” jelas Augie dalam konferensi pers menyusul hasil RPK tersebut. RDKB OJBB pada Selasa ((02/04/2024) .

Augie pun membeberkan beberapa poin yang direvisi dalam PKK. Diantaranya terkait efisiensi perusahaan dan rasionalisasi sumber daya manusia (SDM), restrukturisasi pemasaran, optimalisasi aset AJBB dan pelepasan aset kecil yang mudah dijual.

Ada pula isu kenaikan premi dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan pernyataan komitmen dari anggota, direksi, dewan komisaris, dan karyawan yang sepakat dapat mengambil sanksi apabila POC tidak tercapai.

Sebelumnya diberitakan, Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 sedang mengkaji Rencana Pemulihan Keuangan (RPK) setelah RPK awal tidak berjalan maksimal.

“Kemudian pada tanggal 2 Februari 2024 OJK memanggil seluruh anggota BPA. [Badan Perwakilan Anggota]komisaris, direksi [AJBB]“Ini sudah kita persiapkan,” kata Augie saat jumpa pers Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) pada Selasa (20/2/2024).

Revisi PKK harus diserahkan paling lambat satu bulan, yakni Maret 2024. PKK yang baru harus realistis dan mampu menjamin kelangsungan kegiatan perusahaan.

“Intinya AJBB akan menjual aset-aset non-produktif yang tidak ada kaitannya dengan asuransi, sehingga akan terjadi penyesuaian atau perampingan sehingga aset-aset tersebut menyusut dan AJB dapat beroperasi kembali,” kata Augie.

Baca Juga  Menurut data terbaru, inilah 10 orang terkaya di Israel.

Penurunan aset tersebut disebabkan adanya penjualan beberapa aset real estate perkantoran di perkotaan yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Dengan kata lain, AJBB akan mengurangi aset-aset yang tidak produktif atau aset-aset yang tidak dibutuhkan.

Augie juga mencatat penjualan produk baru AJBB masih rendah. Makanya PKK diubah, AJBB akan membuat PKK baru yang lebih realistis dan bisa dilaksanakan. Augie juga menghimbau AJBB untuk bisa menghidupi dirinya sendiri dan tidak bergantung pada pembayaran dana penjaminan.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Setelah menjual semua jenis aset, AJB masih merugi dan kekurangan modal

(ay/ay)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *