Perkuat Tata Kelola dan Integritas, OJK Gelar Governance Roadshow 2024

Uncategorized40 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Kantor Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan tata kelola dan integritas OJK dan sektor jasa keuangan (SJK) secara berkesinambungan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan roadshow tata kelola di berbagai daerah.

Ketua Dewan Pemeriksa OJK Sophia Wattimena membuka Rangkaian Roadshow Tata Kelola Tahun 2024 bersamaan dengan acara In Camp di Universitas Nusa Cendana, Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Acara ini merupakan roadshow manajemen yang pertama di tahun 2024 sekaligus mengawali rangkaian roadshow manajemen di wilayah lain di Kantor OJK.

“Kami berpesan kepada rekan-rekan mahasiswa untuk bersama-sama menjaga keutuhan dan mencegah perilaku korupsi di sekitar kita, dimulai dari hal terkecil dan terbesar, baik di keluarga, di kampus, maupun di masyarakat. Terus jaga kejujuran, mandiri dalam segala hal, raih kesuksesan. terbiasa hidup cukup dan hemat serta selalu ingat sebelum berinvestasi 2L (legal dan logis),” kata Sophia, dikutip Kamis (3/7/2024).

Roadshow Tata Kelola Tahun 2024 mengusung tema “Transformasi Tata Kelola Sebagai Fondasi Pendukung Integritas OJK” dan menampilkan beberapa rangkaian acara antara lain Kampanye Integritas Mahasiswa (in camp) berupa kuliah umum bagi civitas akademika, serta Insight Forum ( In Fo) dan “In Talk” berupa forum diskusi dengan seluruh pemangku kepentingan OJK di kantor wilayah OJK.

Sofia juga menekankan agar seluruh departemen, termasuk SJK, pemerintah dan lembaga terkait, harus bekerja sama secara erat untuk memperkuat praktik tata kelola di Indonesia, khususnya di sektor jasa keuangan.

“OJK akan terus mendukung penguatan tata kelola sektor jasa keuangan bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan melalui penerapan model tiga lini dan strategi anti-fraud di sektor jasa keuangan,” kata Sophia.

Baca Juga  BRI berharap UMKM bisa menjadikan Indonesia negara maju.

Kuliah umum juga dihadiri oleh Rektor Universitas Nusa Cendana, Prof. Maks KAMI. Sanam dan Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrick sebagai konsultan. Acara ini dihadiri lebih dari 1.000 sivitas akademika yang terdiri dari rektor, dosen dan mahasiswa Universitas NTT dalam format hybrid.

Dalam sambutannya, Maxx menyambut baik terselenggaranya kegiatan OJK In Camp dan menekankan pentingnya literasi keuangan untuk menghindari jebakan pinjaman online ilegal dan perjudian online.

“Kami menemukan beberapa kasus permasalahan yang timbul akibat rendahnya literasi keuangan sehingga banyak anak-anak kami yang kemudian terlibat dalam pinjaman. Ketika dia terjerat pinjaman, dia punya kesempatan untuk melarikan diri lagi ke perjudian online,” kata Maxx.

Sementara itu, Jeffrey dalam pemaparannya menekankan pentingnya memahami klien atau investor sebelum melakukan investasi dan mendorong mahasiswa untuk mengoptimalkan potensi pasar modal Indonesia.

“Investor harus memahami bentuk dan risiko investasi serta memastikan investasi yang dipilih tidak curang sehingga investor dapat melindungi dirinya dan keluarganya,” kata Jeffrey.

Rangkaian roadshow tata kelola di Kupang dilanjutkan dengan acara In Fo yang mempertemukan perwakilan industri jasa keuangan, kementerian/lembaga/pemerintah daerah mitra OJK, Tim Daerah Percepatan Inklusi Keuangan (TPAKD), Satgas Pasti, serta selaku penyedia barang dan jasa di wilayah kantor OJK Provinsi Nusa Tenggara.

Plt. Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan NTT Fluori Rita Wuisan mewakili Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur menyampaikan dukungan Pemprov Nusa Tenggara terhadap upaya OJK dalam memperkuat tata kelola dan integritas sektor jasa keuangan.

Ke depan, OJK akan terus memperkuat penerapan tata kelola dan integritas tidak hanya di lingkungan OJK, namun juga di industri jasa keuangan dan masyarakat.

Baca Juga  Meroket 421% dalam 3 tahun, Lo Kheng Hong terus menambah kepemilikannya di saham ABMM

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Mendengarkan! Hal ini merupakan strategi OJK untuk memperkuat tata kelola.

(bulbul)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *