Pimpinan BSI (BRIS) memaparkan tabel dividen tahun buku 2023

Uncategorized73 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) Heri Gunardi memberikan kisi-kisi besaran dividen tahun buku 2023. Dia mengatakan, rasio pembayaran dividen minimum tahun fiskal 2023 setidaknya sama dengan tahun lalu.

“Dividennya nanti, belum di rapat umum tahunan [rapat umum pemegang saham] Kami. Ya, minimal sama dengan tahun lalu, kata Heri di JCC Senayan, Selasa (19/3/2024).

Dia mengatakan hal itu harus mendapat persetujuan pemegang saham. Meski demikian, dia tidak menutup kemungkinan pemegang saham akan menuntut jumlah dividen yang lebih tinggi.

“Tapi pemegang saham juga bisa meminta lebih banyak uang, kan?” pungkas Heri.

Ia juga mengatakan BSI ingin menambah modal untuk “maju” ke perbankan buku IV.

Seperti diketahui, untuk tahun buku 2022, BSI membagikan dividen sebesar Rp426,01 miliar atau 10% dari laba bersih. Dividen BSI sebesar Rp9,24 per saham. Kemudian, sebesar 20% dari laba bersih perseroan tahun buku 2022 akan dicadangkan sebagai cadangan wajib perseroan. 70% akan digunakan sebagai laba ditahan.

Jumlah tersebut turun dari dividen TA 2021 sebesar Rp757 miliar atau 25% dari laba tahun tersebut.

Pada tahun 2023, laba bersih BSI sebesar Rp5,70 triliun, meningkat 33,82% secara tahunan (dibandingkan periode yang sama tahun lalu). BSI kemudian akan membagikan setidaknya 10% dari keuntungannya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Hukum! BSI mendapat izin penuh untuk beroperasi di Dubai

(hsy/hsy)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Asing datang ke RI selama tiga pekan berturut-turut, dolar tembus Rp 15.400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *