Puncak! Saham BBRI kembali mencatatkan rekor di Rp 5.875

Uncategorized109 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Saham emiten perbankan dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di Indonesia yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat tajam dan juga berhasil mencetak rekor baru pada sesi pertama Rabu (07/02/2024).

Hingga pukul 10:22 WIB, saham BBRI menguat 0,86% di Rp 5.875 per saham. Bahkan, saham BBRI kembali mencetak rekor baru (tertinggi yang pernah ada/ATX). BBRI terakhir menerima ATH pada 12 Januari dengan harga Rp 5.850 per unit.

Saham BBRI diperdagangkan sebanyak 4.074 kali dengan volume 41,94 juta lembar saham dan nilai transaksi mencapai Rp 245,37 miliar. Kapitalisasi pasarnya saat ini mencapai Rp 890,41 triliun.

Hingga pukul 10:22 WIB, pesanan beli atau penawaran di harga Rp 5.825 per unit merupakan antrian beli terbesar pada Sesi I hari ini, yakni mencapai 61.857 lot atau sekitar Rp 36 miliar.

Sementara itu, order bid atau sell dengan harga Rp5.900 per unit merupakan antrian penjualan terbesar pada Sesi I hari ini, yakni mencapai 210.216 lot atau sekitar Rp124 miliar.

Reli saham BBRI terjadi karena investor masih menganalisis rekor keuangan tahun 2023.

BBRI kembali memecahkan rekor dengan mencatatkan laba bersih konsolidasi setahun penuh sebesar Rp 60,2 triliun hingga tahun 2023. Pendapatan ini tumbuh 17,54% year-on-year (tahun demi tahun/y/y) hasil perolehan Rp 51,40 triliun pada tahun 2022.

Pencapaian tersebut tidak lepas dari penyaluran pinjaman BRI yang tercatat sebesar Rp 1.266,4 triliun, meningkat 11,2% year-on-year pada Desember 2023. Dari jumlah tersebut, kredit UMKM tercatat sebesar Rp 1.068 triliun atau 84,4 triliun. %.

Kualitas kredit juga didukung oleh rasio kredit bermasalah atau pinjaman bermasalah (NPL) bruto 3,12% dan kredit bermasalah bersih sebesar 0,76% per Desember 2023. BRI juga mencatatkan kredit bermasalah. lapisan sebesar 229,09%.

Baca Juga  SRBI kumpulkan dana Rp 37 triliun, asing beli di pasar sekunder

Dalam penggalangan dana, BRI berhasil mencatatkan total dana pihak ketiga sebesar Rp1.358,3 triliun atau meningkat 3,9% year-on-year. Komposisi dana murah atau current account saving account (CASA) sebesar 64,4%.

Jadi, rasio pinjaman terhadap simpanan atau rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) BRI sebesar 84,2% pada akhir tahun 2023.

Hingga akhir tahun 2023, aset BRI meningkat 5,3% menjadi Rp 1,965 triliun.

Di sisi lain, investor juga menantikan kebijakan pembagian dividen perseroan untuk tahun fiskal 2023.

Riset CNBC Indonesiamemperkirakan dividen yang akan dibagikan investor tahun ini berdasarkan laba bersih tahun fiskal 2023, dengan asumsi rata-rata rasio pembayaran dividen (DPR), atau pembagian laba, selama tiga tahun, telah dikurangi sebagian dari laba ditahan.

Secara nominal, potensi dividen BBRI mencapai Rp304 per saham. Sebelumnya BBRI membagikan dividen interim sebesar Rp 84 per saham, sehingga jika dikurangi porsi dividen interim tersebut, BBRI berpotensi membagikan dividen sebesar Rp 280 per saham.

Sementara itu, perkiraan hasil dividen atau persentase pendapatan dividen dari harga saham. Berdasarkan harga penutupan Selasa lalu, hasil dividen BBRI berpotensi mencapai 5,21%.

Sebagai referensi, biaya hasil dividen dapat bervariasi tergantung fluktuasi harga saham dan posisi harga yang kami terima. Semakin rendah harganya, semakin banyak peluang memanen Semakin tinggi perolehannya, hal yang sama berlaku sebaliknya jika harga saham naik. hasil dividen nilai yang dihasilkan di bawah.

Kesimpulannya, semakin tinggi hasil dividenmaka semakin murah harga saham yang kita peroleh atau keuntungan dividen atas harga saham yang kita peroleh akan semakin tinggi bila kita mendapatkan harga saham yang lebih rendah.

RISET CNBC INDONESIA

[email protected]

Penolakan tanggung jawab: Artikel ini merupakan produk jurnalistik berdasarkan pandangan Riset CNBC Indonesia. Analisis ini tidak dimaksudkan untuk mendorong pembaca membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada di tangan pembaca dan kami tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau keuntungan yang timbul akibat keputusan ini.

[Gambas:Video CNBC]

Baca Juga  7 Drama Tentang Dunia Kerja Terbaru 2023, Menarik untuk Diikuti!

Artikel berikutnya

Saham BBRI diperkirakan akan menembus rekor baru di Rp 6.000.

(ay/ay)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *