Rupee Waspadalah! BI memperkirakan suku bunga The Fed akan kembali naik

Uncategorized177 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) melihat potensi kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) pada November 2023. Hal ini akan menimbulkan gejolak di pasar keuangan global, termasuk Indonesia.

“Kami melihat suku bunga dana federal masih naik di bulan November,” kata Kepala BI Perry Vargio. pada konferensi pers, Kamis (21/9/2023)

Guncangan tersebut akan terasa di Indonesia, terutama pada aliran modal keluar (outflows) dan selanjutnya akan memberikan tekanan pada nilai tukar rupiah. Dolar AS kini mencapai Rp 15.400.

“Akibatnya, tekanan capital outflow dan tekanan depresiasi nilai tukar rupee semakin meningkat, sehingga perlu penguatan langkah-langkah kebijakan untuk memitigasi dampak negatif penyebaran global ini,” jelasnya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Pertahankan suku bunga utama di 5,75% adalah alasan BI!

(pengusir hama/pengusir hama)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Tak Puas Hanya Berkarir Sebagai Dokter, Begini Kisah Melisa Djayanti yang Mencoba Peruntungan Menjadi Seorang Influncer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *