Saham MAP Group (MAPI) crash karena iklan viral ZARA?

Uncategorized177 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Saham raksasa ritel Indonesia Mitra Adiperkasa (MAPI) turun lebih dari 3% pada perdagangan Senin (11/12/2023).

Saham MAPI anjlok menyusul seruan boikot produk ZARA setelah iklan perusahaan tersebut viral merek fesyen terkenal. Grup MAP memiliki merek ZARA dan mempunyai hak pemasaran di Indonesia dan beberapa negara lain di Asia Tenggara.

Mengutip laporan keuangan perseroan, MAPI menjual ZARA di Indonesia melalui PT Sarimode Fashindo Adiperkasa (SFA) yang 100% dimiliki baik langsung maupun tidak langsung oleh MAP Group. Total aset SFA hingga akhir September 2023 tercatat sebesar Rp 1,34 triliun, naik 28% dibandingkan akhir tahun lalu.

Pada sesi pertama perdagangan, saham MAPI turun 3,91% ke Rp 1.595 per saham. Total transaksi yang tercatat sangat ramai hingga mencapai Rp 11,67 miliar menjelang penutupan perdagangan sesi pertama.

Saham MAPI tercatat tertekan dan mendekati harga penutupan terendah dalam 6 bulan di Rp 1.590 per saham.

Koreksi saham MAPI selama beberapa bulan terakhir antara lain disebabkan oleh boikot terhadap sejumlah produk pendukung Israel di tengah konflik berkepanjangan di Palestina. Sejak 10 Oktober 2023, atau beberapa hari setelah konflik di Timur Tengah dimulai, saham MAPI sudah anjlok hampir 20%. Meski demikian, saham MAPI masih naik 11% year to date.

Sebelum ZARA, sejumlah aktivis sebelumnya telah menyerukan boikot terhadap jaringan kopi Amerika Starbucks, yang merek Indonesianya juga dimiliki oleh MAP Group.

Seruan boikot terhadap produk ZARA muncul setelah perusahaan tersebut menerbitkan foto katalog koleksi terbarunya yang konsepnya dinilai mengejek krisis kemanusiaan di Palestina.

Dalam foto koleksi terbarunya yang bertajuk “ZARA Atelier Collection 04”, retailer tersebut menggunakan alat peraga berupa patung-patung dengan anggota badan yang hilang. Seorang model berpose dengan latar belakang reruntuhan bangunan yang berdebu.

Baca Juga  LPEI mendapat pembayaran Rp 10 triliun dari PMN yang akan digunakan untuk itu

Selain itu, terdapat salah satu foto model katalog yang sedang memegang manekin yang dibungkus plastik putih sehingga terlihat seperti mayat yang dikafani. Namun, foto tersebut telah dihapus dari halaman resmi dan jejaring sosial.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Video: Berhasil Lunasi Utang Besar, Siapkah Saham BUMI Melesat?

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *