Salip Hartono Bersaudara dan Salim, harta kekayaan Prajogo Pangestu RUR 771

Uncategorized41 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Pemilik Barito Pacific Group Prajogo Pangest berhasil menduduki puncak daftar orang terkaya Indonesia dengan total kekayaan di atas Rp 700 triliun. Selain itu, Prajogo juga menduduki peringkat ke-27 orang terkaya di dunia.

Mengutip laporan Forbes, total kekayaan bersih raja petrokimia dan energi berusia 79 tahun itu adalah US$48,2 miliar atau sekitar Rp771,53 triliun (dengan kurs Rp16.007 per dolar AS). Kekayaan tersebut meningkat seiring dengan naiknya harga saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

Sebagai informasi, harga saham BREN pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu (3/8/2024) melonjak hampir delapan kali lipat dari harga IPO pada 9 Oktober 2023 menjadi Rp 6.125.

Sedangkan saham CUAN yang IPO Rp 220 pada 8 Maret 2023, harganya naik hampir 33 kali lipat menjadi Rp 6.575.

Orang terkaya kedua di Indonesia adalah pemilik PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), Low Tuck Kwong dengan total aset US$26,2 miliar atau sekitar Rp 419,40 triliun. Kwong kini menduduki peringkat ke-66 orang terkaya di dunia.

Kondisi Low Tak Kwong sangat tidak stabil karena beberapa alasan. Sumbernya tidak beragam dan hampir seluruhnya berasal dari BYAN. Artinya, pergerakan saham BYAN akan sangat menentukan besar kecilnya aset Low Tuck Kwong.

Sebagai informasi, IPO BYAN akan dilakukan pada 12 Agustus 2008 dengan harga Rp 5.800. Pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu (3 Agustus 2023), harga saham BYAN berada di Rp 19.500, lebih dari tiga kali lipat harga penawaran umum perdana.

Di posisi ketiga dan keempat, orang terkaya Tanah Air ditempati oleh Hartono bersaudara, yakni R. Budi Hartono dan Michael Hartono yang kekayaannya dicantumkan tersendiri. Kedua bersaudara ini sebagian besar kekayaannya berasal dari investasi di PT Bank Central Asia Tbk.

Baca Juga  Definisi Punya Pasangan yang Tepat, 7 Potret Indah Permatasari yang Makin Cantik dan Body Goals bak Masih ABG

Budi Hartono memiliki kekayaan sebesar US$25,3 miliar atau sekitar Rp 404,99 triliun. Sedangkan kekayaan Michael “Bambang” Hartono diperkirakan mencapai US$24,3 miliar atau sekitar Rp 388,99 triliun. Awalnya keluarga ini menjadi sangat kaya dari tembakau, dan hingga saat ini perusahaan tersebut masih menjadi salah satu produsen rokok kretek terbesar di Indonesia.

Sementara itu, konglomerat india yang berbasis di India Sri Prakash Lohia merupakan orang terkaya kelima di Indonesia dengan kekayaan dilaporkan sebesar US$8,5 miliar atau sekitar Rp 136,06 triliun. Dia memperoleh sebagian besar kekayaan ini dari bisnis manufakturnya.

Pada tahun 1976, orang terkaya kelima di Indonesia mendirikan PT Indorama Synthetics Tbk (INDR) bersama ayahnya untuk memasok benang. Saat itu ia masih remaja di usia 21 tahun.

Hingga saat ini, PT Indorama Synthetics Tbk (INDR) merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi tekstil ternama di Indonesia. Berkat kerja bagus perusahaannya, Sri Prakash yakin masuk sepuluh besar orang terkaya di Indonesia.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Harta Prajogo lewat Hartono membuktikan harga saham BREN terlalu mahal.

(haa/haa)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *