Sesi I IHSG Ubah Arah Pertumbuhan 0,69%, Efek Pilpres Satu Putaran?

Uncategorized65 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Terkendali. memperkuat pada sesi perdagangan I Kamis (21/3/2024), didukung oleh hasil pemungutan suara pemilihan umum (Pemilu) oleh Komisi Pemilihan Umum (GEC) dan penekanan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI) dan bank sentral Amerika Serikat (AS).

Sampai jam 12.00 VIBIHSG memperkuat 0,69% ke posisi 7.381,77.Meski indeks IHSG menguat, namun masih bertahan di level psikologis 7300.

Nbiaya transaksi indeks pada pertemuan I hari ini mencapai sekitar Rp. 5.3 triliunan dengan menarik 9.6 miliaran saham berpindah tangan 719 669 waktu.

Dari sisi industri, IHSG mendapat dukungan terbesar pada sesi hari ini dari sektor teknologi yakni mencapai 2,14%. Selain itu, sektor material, sektor real estate dan energi juga mendukung indeks masing-masing sebesar 1,45%, 1,21% dan 1,06%.

Beberapa saham juga turut menopang IHSG. sesi I hari ini. Berikut saham-saham yang menjadi penopang IHSG..

Penerbit Kode stok Indeks poin Harga terakhir Perubahan harga
GoTo Gojek Tokopedia PERGI KE 6.27 68 4,62%
Bank Rakyat Indonesia (Persero) BBRI 5.87 6150 0,82%
Astra Internasional ASII 5.68 5400 2,37%
Bank Mandiri (persero) BMRI 4.58 7100 0,71%
Chandra Asri Pasifik TPIA 4.00 5.825 2,19%
Energi Terbarukan Barito BREN 3.90 5500 1,85%
Emas Tembaga Merdeka MDKA 3.68 2390 5,75%

Sumber: Refinitif

Selain sektor teknologi yang menjadi penopang terbesar IHSG pada Sesi I hari ini, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) juga menjadi penopang terbesar IHSG dengan raihan 6,3 poin indeks.

IHSG berhasil kembali ke zona hijau setelah CPU mengumumkan hasil pemilu pada Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca Juga  Bos BEI bicara dampak pemilu ESG di pasar modal

Berdasarkan penghitungan suara tingkat nasional pada Pemilu 2024 yang dilakukan KPU, Prabowo-Gibran memperoleh 96.216.691 (58,58%) suara. Berikutnya ada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dengan perolehan suara 40.971.906 (24,95%).

Terakhir, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud, MD, memperoleh 27.050.878 (16,47%) suara. Jumlah suara sah yang diterima sebanyak 164.227.475.

Prabowo-Gibran memenangkan 36 provinsi. Sementara pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar tampil sebagai pemenang di 2 provinsi. Sementara pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranovo-Mahfud MD gagal unggul di provinsi mana pun.

Pada pemilu legislatif, Partai PDI-Perjuangan (PDIP) menang dengan perolehan 25.387.279 suara atau 16,73%. Partai Golkar berada di posisi kedua, disusul Partai Gerindra.

Hasil pemungutan suara sudah lengkap di 38 provinsi di Indonesia. Dua provinsi terakhir yang menjalani penghitungan ulang adalah Papua dan Papua Dataran Tinggi.

Selain itu, indeks IHSG menguat setelah Bank Indonesia (BI) dan bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/FRS) bekerja sama mempertahankan suku bunga acuannya.

Dewan Gubernur Bank Indonesia kembali mempertahankan suku bunga acuan BI Rating sebesar 6,00%. Ditambah lagi dengan suku bunga deposit line sebesar 5,25% dan suku bunga credit line sebesar 6,75%.

Keputusan untuk mempertahankan BI-Rate pada level 6,00% disebabkan oleh fokus kebijakan moneter BI saat ini pada stabilitas makro atau dukungan stabilitasyakni menjaga stabilitas nilai tukar rupee dan langkahnya proaktif DAN visioner memastikan inflasi tetap terkendali dan berada dalam sasaran 2,5±1% pada tahun 2024.

Sementara itu The Fed kembali mempertahankan suku bunga dasar pada 5,25-5,50% untuk kelima kalinya berturut-turut. The Fed juga menekankan akan menunggu data konfirmasi tambahan sebelum memangkas suku bunga acuannya.

Baca Juga  Dihargai Sebagai Seniman, Happy Salma Merasa Senang Syuting Film Horor 'PRIMBON'

Keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunga sudah diperkirakan oleh para pelaku pasar.

Seperti diketahui, The Fed menaikkan suku bunga sebesar 525bps. dari Maret 2022 hingga Juli 2023, dan kemudian mempertahankannya pada bulan September, November, Desember 2023, Januari 2024, dan Maret 2024.

The Fed dalam keterangan resminya mengatakan penurunan suku bunga tidak mungkin dilakukan sampai mereka yakin apakah inflasi akan bergerak menuju 2%.

The Fed menekankan bahwa mereka sedang mempertimbangkan penyesuaian suku bunga dengan memperhitungkan data masa depan.

RISET CNBC INDONESIA

[email protected]

Penolakan tanggung jawab: Artikel ini merupakan produk jurnalistik berdasarkan pandangan Riset CNBC Indonesia. Analisis ini tidak dimaksudkan untuk mendorong pembaca membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada di tangan pembaca dan kami tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau keuntungan yang timbul akibat keputusan ini.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

IHSG Kembali Bangkit, 5 Saham Berkapitalisasi Besar Ini Jadi Pendorongnya

(bhd/bhd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *