Setelah bekerja selama 5 tahun, anggota DPR mendapat pensiun seumur hidup

Uncategorized155 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Akan segera diadakan pesta demokrasi berskala besar di Indonesia yaitu pemilihan umum (pemilu). Masa jabatan anggota legislatif periode 2019-2024 akan segera berakhir.

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) yang merupakan salah satu lembaga legislatif akan menerima dana pensiun yang dibayarkan oleh pemerintah setelah masa jabatannya berakhir. Bahkan, wakil rakyat mendapat pensiun seumur hidup, meski hanya menjabat lima tahun per masa jabatan.

Pembagian pensiun bagi DPR dan lembaga senior pemerintah diatur dalam Undang-undang (L) tahun 1980 tentang hak keuangan/administrasi pimpinan dan anggota lembaga senior/senior pemerintah, serta mantan pimpinan lembaga senior/senior pemerintah dan mantan pimpinan lembaga senior/senior pemerintah. anggota. institusi pemerintah yang lebih tinggi.

“Besarnya pensiun dasar per bulan adalah 1% dari pensiun dasar setiap bulan masa kerja, dengan ketentuan besarnya pensiun dasar tidak kurang dari 6% dan tidak lebih dari 75% dari pensiun dasar,” bunyi Pasal tersebut. 13 KUHP. UU 12/1980.

Manfaat pensiun MPR dan DPR dibayarkan penuh apabila masih sehat. Jika dia meninggal, dana pensiun akan berhenti. Apabila belum mempunyai suami/istri, maka tetap diberikan dana pensiun. Namun nilainya menurun sejak penerimanya masih hidup.

Sedangkan berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor S-520/MK.02/2016 dan Surat Edaran Sekretariat Jenderal DPRRI Nomor KU.00/9414/DPR RI/XII/2010, dana pensiun besaran anggota DPR sebesar 60% dari gaji pokok. Selain itu, mereka juga menerima Tunjangan Hari Tua (THT) yang dibayarkan satu kali sebesar Rp15 juta.

Besaran uang pensiun bagi anggota DPR adalah sebagai berikut:

Anggota DPR yang juga Ketua: Rp3,02 juta (60% gaji Rp5,04 juta per bulan)

Anggota DPR yang juga Wakil Ketua: Rp 2,77 juta (60% dari gaji pokok Rp 4,62 juta per bulan)

Baca Juga  Daftar Harta 7 Presiden RI: Siapa Terkaya dan Termiskin?

Anggota DPR tidak merangkap jabatan: Rp2,52 juta (60% dari gaji pokok Rp4,20 juta per bulan).

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Setelah bekerja selama 5 tahun, anggota DPR akan mendapat pensiun seumur hidup

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *