Strategi Warren Buffett Bisa Menjadi Panduan bagi ETF

Uncategorized18 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Exchange Traded Fund (ETF) atau reksa dana investasi kolektif merupakan salah satu pilihan investasi yang banyak diminati masyarakat. Ternyata “Buffetology”, atau strategi investasi investor legendaris Warren Buffett, bisa diterapkan pada investasi ETF.

Seperti yang Anda ketahui, Buffett adalah investor jangka panjang. Oracle of Omaha tidak terlalu memperhatikan saham-saham yang dijual dengan harga rendah, melainkan saham-saham perusahaan dengan harga terjangkau yang menurutnya akan tetap sehat secara finansial dan memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.

Selain itu, meskipun Buffett telah berinvestasi di berbagai sektor selama bertahun-tahun, perusahaan-perusahaan sektor keuangan seperti Wells Fargo & Company dan American Express-lah yang terus menonjol di antara investasi yang dilakukan pimpinan Berkshire Hathaway.

Mengutip Investopedia, bagian inti dari strategi investasi Warren Buffett adalah berinvestasi pada perusahaan yang memiliki keunggulan kompetitif di industrinya yang dapat menawarkan “parit” perlindungan kepada investor.

Beberapa investor mencoba mengikuti jejak Buffett dengan membeli saham Berkshire Hathaway atau saham perusahaan individual yang dimiliki atau diinvestasikan oleh Berkshire Hathaway. Namun, karena ETF telah menjadi sarana investasi pilihan, beberapa investor ingin menggunakannya sebagai cara untuk mengikuti jejak Buffett.

Tidak ada ETF yang secara khusus melacak portofolio Buffett, namun beberapa di antaranya berupaya berinvestasi, seperti yang dilakukan ketua Berkshire Hathaway.

Istilah “parit” dalam kaitannya dengan investasi diciptakan oleh Buffett untuk menggambarkan perusahaan mana pun yang memiliki keunggulan kompetitif dalam industri yang menawarkan perlindungan seperti parit.

Berikut tiga ETF yang meniru strategi investasi Buffett

ETF Parit Lebar Vektor Pasar

Diluncurkan oleh Van Eck Global pada tahun 2012, Market Vectors Wide Moat ETF (NYSEARCA: MOAT) bertujuan untuk mengidentifikasi dan berinvestasi di perusahaan serupa. Dana tersebut bermaksud menggunakan asetnya senilai $10,8 miliar untuk melacak kinerja Morningstar Wide Moat Focus Index.

Baca Juga  Data ketenagakerjaan AS membaik, rupee sedikit melemah

Indeks yang mendasarinya menawarkan investor akses ke perusahaan-perusahaan dengan harga paling menarik seperti yang diidentifikasi oleh tim peneliti Morningstar. Mereka memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan di industrinya.

ETF Sektor Pilihan Keuangan SPDR

ETF Sektor Pilihan Keuangan SPDR (NYSEARCA:

ETF ini diluncurkan oleh State Street Global Advisors pada tahun 1998.

ETF melacak kinerja S&P Financial Select Sector Index, yang mencakup perusahaan-perusahaan di sektor jasa keuangan yang luas, termasuk bank, perusahaan asuransi, thrifts, dan REITs.

Faktor Kualitas ETF iShares Edge MSCI USA

iShares Edge MSCI USA Quality Factor ETF (NYSEARCA: QUAL), diluncurkan pada tahun 2013 oleh BlackRock, memiliki aset lebih dari $31,6 miliar pada pertengahan tahun 2023. Dana tersebut berupaya untuk berinvestasi pada saham-saham berkualitas tinggi sambil melacak sektor Netral MSCI USA. Kualitas Indeks yang berinvestasi pada saham-saham berkapitalisasi besar dan menengah yang dipilih berdasarkan tiga metrik fundamental: utang terhadap ekuitas (D/E), laba atas ekuitas (ROE), dan volatilitas pendapatan.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Inilah Langkah Kunci Warren Buffett dalam Berinvestasi Saham

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *