Teman-teman, daripada menggunakan P2P lending, cobalah Pegadaian Social Lending!

Uncategorized139 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Baru-baru ini viral pertanyaan tentang pelajar yang menggunakan pinjaman online (pinjol) untuk membayar uang sekolah terpadu (UKT). Sebab, dikhawatirkan hal ini akan berdampak bola salju terhadap meningkatnya angka kredit macet di kalangan Generasi Z (Gen Z).

Namun sebenarnya banyak layanan keuangan yang tersedia bagi pelajar yang membutuhkan bantuan keuangan. Misalnya saja PT Pegadaian (Persero) yang menawarkan beberapa solusi kepada mahasiswa seperti pinjaman sosial yaitu KPR gratis dengan nominal Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000.

“Mahasiswa dapat menggadaikan pinjaman sosial senilai kurang dari Rp 1.000.000 secara gratis di pegadaian. Kadang kita tergantung situasi, kadang kurang dari Rp 1.000.000, kadang kurang dari Rp 2.000.000, tergantung,” kata CEO Pegadaian Damar Latri Setiawan pada Konferensi Pers Pegadaian Performance 2023, Selasa (06/02/2024).

Damar kemudian menyatakan, pihaknya kerap memberikan edukasi kepada pelajar untuk menabung emas. Katanya, menabung emas dalam sehari bisa menghabiskan biaya Rp 15.000.

“Jadi kami mengedukasi siswa: ‘Daripada merokok, tolong simpan emas daripada jatuh cinta pada pasangan orang.’ Lalu ketika dia membutuhkan, dia bisa mendapatkan pinjaman tanpa bunga,” jelas Damar.

Selain itu, Pegadaian mengajak mahasiswa untuk bergabung menjadi agen anak perusahaannya, BUMN. Pegadaian saat ini memiliki 200.000 agen dan mahasiswa dapat bergabung menjadi agen komunitas keliling.

Damar menjelaskan, biaya agen komunitas juga menarik. Ia mencontohkan, biaya keikutsertaan haji sebesar Rp 250.000.

“Bisakah kamu bayangkan [biaya UKT] Rp 6.000.000, 24 klien hanya perlu membayar SPP, mereka membayar SPP selama satu semester. “Hanya 24 orang yang mampu membiayai pelatihan,” jelasnya.

“Makanya para pelajar, mari bergabung di Pegadaian sebagai agen publik, lalu rajin menabung emas agar suatu saat bisa dimanfaatkan.”

Baca Juga  Bitcoin mencapai rekor tertinggi tahun ini, dengan harga Rp 560 juta

Sekadar informasi, Pegadaian mencatatkan hasil positif pada tahun 2023 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 4,38 triliun. Capaian tersebut meningkat 32,7% dibandingkan tahun 2022 (Rp3,30 triliun).

Hasil tersebut ditopang oleh peningkatan outstanding loan (OSL) 3 tahun tertinggi yang pernah diraih Pegadaian, yakni 14,4% dari Rp59,1 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp67,6 triliun.

Aset perseroan pun meningkat sebesar 12,6% dari Rp73,33 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp82,6 triliun pada tahun 2023.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

UMi Holding berencana melayani 45 juta pelanggan pada tahun 2024.

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *