Texas Chicken ditutup, pendapatan emiten anjlok 93%

Uncategorized161 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Kerugian emiten restoran cepat saji PT Cipta Selera Murni (CSMI) meningkat 41% dari Rp 6,31 miliar menjadi Rp 3,69 miliar pada kuartal III 2023.

Sementara itu, rugi bersih per saham mantan manajer Texas Chicken itu turun menjadi Rp4,53 dari Rp7,73 pada periode yang sama tahun lalu.

Kerugian pada kuartal III tahun ini didorong oleh penurunan penjualan sebesar 93% atau hanya Rp 2,81 miliar secara year-on-year dibandingkan sebelumnya sebesar Rp 44,03 miliar.

Seiring dengan penurunan penjualan, beban pokok juga turun 93% menjadi Rp1,25 miliar dari sebelumnya Rp20,09 miliar.

Total beban usaha juga mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 29,68 miliar menjadi Rp 4,67 miliar. Beban tersebut termasuk beban penjualan dan distribusi sebesar Rp2,93 miliar, sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp22,99 miliar. Selain itu, beban umum dan administrasi mengalami penurunan dari Rp6,69 miliar menjadi Rp1,73 miliar.

Hal ini membuat rugi usaha menjadi Rp3,1 miliar, lebih rendah dibandingkan tahun lalu sebesar Rp5,74 miliar.

Kemudian beban lain-lain sebesar Rp393,96 juta atau turun 471% dibandingkan angka yang sama pada sembilan bulan tahun 2022 dengan pendapatan lain-lain sebesar Rp105,96 juta.

Rinciannya, beban keuangan sebesar Rp393,96 juta dibandingkan tahun lalu sebesar Rp1,01 miliar. Beban bersih lainnya sebesar Rp406 juta, turun 100 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sedangkan pendapatan sebesar Rp1,12 miliar.

Laba kotor pun turun 93 persen menjadi Rp 1,56 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 23,93 miliar.

Kerugian sebelum pajak penghasilan sebesar Rp3,5 miliar, kurang dari Rp5,64 miliar. Total beban pajak penghasilan sebesar Rp194,59 juta, turun dari Rp670,97 juta. Kerugian tahun berjalan sebesar Rp3,69 miliar, turun dari Rp6,31 miliar.

Baca Juga  Dividen Besar Tahun Lalu, Ini Bocoran Dividen UNTR 2023

Sedangkan modal ekuitas sebesar Rp8,59 miliar, lebih rendah dari Rp12,29 miliar, dan total liabilitas sebesar Rp56,86 miliar, lebih rendah dari Rp62,42 miliar. Sementara aset perseroan tercatat sebesar Rp65,46 miliar, naik dari akhir tahun lalu sebesar Rp74,72 miliar.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Penjualan Mayora terus naik, harga saham terus naik

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *