Tuspen angkat bicara soal nasib pensiunan ASN menyusul tudingan korupsi terhadap mantan direkturnya

Uncategorized76 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – PT. Tuspen (Persero) menegaskan, pembayaran uang pensiun kepada Aparatur Sipil Negara (SCA) tidak akan terhambat dengan munculnya kasus dugaan korupsi yang dilakukan mantan Direktur Utama Antonius Kosasih.

Sekretaris Perusahaan Taspen Yoka Chrisma Wijaya mengatakan, pihaknya akan tetap membayarkan pensiun ASN seperti biasa.

“Untuk operasional dan pembayaran pensiun dilakukan seperti biasa dan tanpa ada kendala, hal ini juga telah diumumkan oleh Menteri PAN dan RB beberapa waktu lalu,” kata Yoka kepada CNBC Indonesia, Senin (18/3/2024). ).

Memang, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas pun angkat bicara soal dugaan kasus korupsi di PT Taspen (Persero). Anas menegaskan, pengelolaan uang pensiun pegawai pemerintah di Tuspen tetap aman.

Taspen tetap aman, kata Anas usai Rakornas Persiapan Pengadaan ASN 2024 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (14/3/2024).

Di sisi lain, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberhentikan sementara Antonius N.S. Kosasiha dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Taspen (Persero) akibat dugaan korupsi kegiatan investasi fiktif di PT Taspen (Persero) pada tahun anggaran 2019. .

Menteri BUMN Eric Thohir mengatakan pihaknya akan menghormati proses peradilan, termasuk yang sedang berjalan terkait kasus korupsi PT Taspen. Peristiwa ini terjadi antara tahun 2016 hingga pertengahan tahun 2019.

“Nilai-nilai BUMN yang profesional dan transparan terus kami junjung tinggi,” ujarnya dalam keterangan singkat, Jumat (3/8).

Sebelumnya, Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan adanya investasi fiktif yang dilakukan pejabat Tuspen pada 2019. Investasi bodong tersebut diduga dilakukan bersama dengan perusahaan lain. KPK pun menduga ada kerugian hingga ratusan miliar rupee dalam kasus ini.

Baca Juga  Bos Kemenag tidak minta komitmen fee

PKC melarang dua orang pergi ke luar negeri. Kedua orang tersebut merupakan Direktur Utama PT nonaktif Taspen Antonius N.S. Kosasih dan Direktur Utama PT Insight Investments Management Ekiawan Heri Primarianto.

Selain melakukan tindakan pencegahan, KPK juga melakukan penggeledahan di tujuh lokasi di Jakarta, yakni kantor Tuspen dan rumah orang yang diduga terlibat kasus tersebut.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Eric dinonaktifkan karena dugaan korupsi. Inilah profil ANS Kosasih.

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *