Update Pegadaian Perkembangan Bisnis Jasa Logam Mulia

Uncategorized26 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pegadaian (Persero) memberikan perkembangan terkini dalam pengembangan ekosistem jasa emas dan batangan. Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, pihaknya masih menunggu peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang turunan pertambangan emas dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Meski begitu, anak usaha BUMN itu sudah menyiapkan uji sistem untuk pengembangan ekosistem emas. Misalnya saja dengan adanya Tabungan Gold Plus.

“Tabungan adalah nilai tambah, jadi orang bisa menabung dan kemudian mendapat keuntungan dari emas. Lalu kita bisa memberikan pinjaman dari tabungan,” jelas Damar dalam jumpa pers Kinerja Pegadaian 2023, Selasa (06/02/2024).

Selain itu, dia menjelaskan, masyarakat yang membutuhkan emas bisa meminjam ke Pegadayan dan membayarnya kembali dalam bentuk emas. Kedua sistem tersebut masih menjalani pengujian internal perusahaan dan belum dirilis secara luas ke publik.

“Kami masih menunggu terbitnya POJK. Jadi saat ini kami tinggal mempersiapkannya, menunggu aturan yang ada,” pungkas Damar.

Ia juga menegaskan, Pegadaian menggunakan istilah “bullion service” dan bukan “bullion bank”. Pasalnya, perseroan mengembangkan layanan emas batangan, dibandingkan menjadi bank biasa.

Sekadar informasi, UU P2SK mengatur tentang jasa komersial terkait emas batangan. Pengertian kegiatan usaha emas sebagaimana diatur dalam Pasal 130 UU PPSC yaitu kegiatan usaha emas berupa simpanan, pembiayaan, perdagangan, penyimpanan emas dan/atau kegiatan lain yang dilakukan oleh lembaga jasa keuangan (LJK). . .

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Bisnis Emas Cemerlang: HRTA berencana mengekspor 5 ton emas pada tahun 2023

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Jennifer Bachdim Jalani Pola Hidup Sehat, Akui Melelahkan Tapi Bahagia Buat Keluarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *